detikfinance

Pasar Saham Belum Bebas Naik

Irna Gustia - detikfinance
Selasa, 08/04/2008 07:58 WIB
Jakarta - Lantai bursa saham belum bisa bebas naik karena tekanan dari dalam dan luar negeri yang masih menggelayut. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak variatif mengikuti bursa regional.

Pada perdagangan saham Selasa (8/4/2008) investor diprediksi masih hati-hati melakukan pembelian saham dalam jumlah besar. Pola pembelian selektif menjadi pilihan untuk menyiasati fluktuasi pasar saham.

Sentimen inflasi menjadi fokus perhatian pelaku pasar. Kecenderungan inflasi Indonesia yang tinggi membuat pasar yakin BI akan mengakhiri kebijakan tingkat bunga stabil di level 8%.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin kemarin (7/4/2008), IHSG naik 9,712 poin (0,43%) ke posisi 2.286,797.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities

Indeks akhirnya menguat tipis 9 poin ke posisi 2.286 ditengahnya menguatnya bursa regional seperti Hang Seng naik 1,2%, Kosdaq naik 0,8%, Seoul naik 0,4%, Nikkei naik 1,18% dan Shanghai naik 5,9%. Investor tampak masih belum agresif memburu saham dengan cara selektif buying, sementara itu saham BUMI masih terus menempati urutan pertama dari nilai transaksi. Pernyataan salah satu Deputi BI bahwa ada kemungkinan bulan depan BI menaikkan suku bunga jika data inflasi terus memburuk membuat sentimen negatif ke sektor keuangan dan manufaktur. Indeks diperkirakan masih bergerak sempit dilevel 2.260-2.310 dengan saham pilihan: TINS, AALI, UNTR, BUMI dan LSIP.

E-Trading Securities

Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat tipis di level 2286,8 setelah sempat bergerak fluktuatif selama intraday. Pergerakan indeks kemarin dipicu perilaku investor yang lebih memilih untuk melakukan short term trading akibat belum stabilnya pasar saham. Pada perdagangan hari ini, indeks diperkirakan akan kembali bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Penguatan indeks akan ditopang kenaikan saham-saham blue chip yang belum kembali ke normal areanya seperti PTBA, INCO, ASII dan LSIP. Trading Buy untuk hari ini dengan rentang indeks pada level 2252-2320.
 

(ir/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.