Akuisisi TPPI Karena Pertamina Ingin Merambah Petrokimia
Selasa, 08/04/2008 18:54 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menilai akuisisi Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI) sejalan dengan roadmap perseroan untuk mengembangkan sayap bisnisnya ke sektor petrokimia.
Hal tersebut disampaikan Komisaris Pertamina Maizar Rahman ketika ditemui di gedung Departemen ESDM, Jakarta, Selasa (8/4/2008).
"Kita lihat petrochemical suatu bisnis yang bagus dan Pertamina mau ekspansi sesuai dengan roadmap kita. Karena kita juga ingin berkiprah lebih besar di petrokimia," katanya.
Saat ini saham Pertamina di TPPI masih sekitar 15%, dan pemerintah ingin agar Pertamina meningkatkan porsi sahamnya itu.
Untuk urusan pendanaan peningkatan saham, Maizar melihat tidak ada masalah bagi Pertamina. Kalaupun tidak bisa didanai dari internal, sebagai perusahaan yang terus membukukan laba, akan mudah bagi Pertamina untuk mencari pinjaman keluar.
"Kita kan perusahaan yang sudah profitable. Kalau kita tidak punya uang yang cukup kita bisa cari pinjaman," katanya.
Saat ini, Pertamina tengah menunggu hasil kajian akuisisi TPPI dan jika ternyata hasilnya bagus, maka BUMN migas ini siap mencaplok TPPI. "Kalau kajiannya bagus kita bisa akuisisi," katanya.
(lih/qom)
Hal tersebut disampaikan Komisaris Pertamina Maizar Rahman ketika ditemui di gedung Departemen ESDM, Jakarta, Selasa (8/4/2008).
"Kita lihat petrochemical suatu bisnis yang bagus dan Pertamina mau ekspansi sesuai dengan roadmap kita. Karena kita juga ingin berkiprah lebih besar di petrokimia," katanya.
Saat ini saham Pertamina di TPPI masih sekitar 15%, dan pemerintah ingin agar Pertamina meningkatkan porsi sahamnya itu.
Untuk urusan pendanaan peningkatan saham, Maizar melihat tidak ada masalah bagi Pertamina. Kalaupun tidak bisa didanai dari internal, sebagai perusahaan yang terus membukukan laba, akan mudah bagi Pertamina untuk mencari pinjaman keluar.
"Kita kan perusahaan yang sudah profitable. Kalau kita tidak punya uang yang cukup kita bisa cari pinjaman," katanya.
Saat ini, Pertamina tengah menunggu hasil kajian akuisisi TPPI dan jika ternyata hasilnya bagus, maka BUMN migas ini siap mencaplok TPPI. "Kalau kajiannya bagus kita bisa akuisisi," katanya.
(lih/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 12:07 WIB
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Ucapan Jero Wacik Bikin Khawatir Pertamina & Pengusaha SPBU di Kalimantan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
