Harga Pelumas Naik 10-15%
Rabu, 09/04/2008 09:50 WIB
Jakarta - Setelah harga BBM non subsidi merangkak naik, harga pelumas (oli) pun kini menyusul naik sekitar 10-15% akibat harga minyak dunia yang terus nangkring di level US$ 100 per barel.
Ketua Hiswana Migas Nuradit menjelaskan, kenaikan harga pelumas terutama yang dijual di SPBU sudah terjadi sejak dua bulan belakangan.
"Sejak dua bulanan lalu pelumas memang naik. Tidak hanya produk dari Pertamina, tapi semuanya juga naik," katanya ketika dihubungi detikFinance, Rabu (9/4/2008).
Hal serupa diakui Shell yang juga punya beberapa produk pelumas. "Kalau kita naiknya sejak bulan lalu," kata Media Relation, Eksternal Affairs and Communication Manager Shell Fathia Syarif ketika dihubungi.
Nuradit menjelaskan, kenaikan harga ini tidak bisa dihindari karena minyak mentah sebagai bahan bakunya juga mengalami kenaikan tajam.
Namun kenaikannya beragam tergantung jenis produk, dan jumlah pembelian. Makin banyak membeli dari produsen biasanya harga akan lebih murah.
"Kalau beli pakai drum bisa lebih murah ketimbang jerigen, apalagi kalau pakai truk, lebih murah lagi," katanya.
Kemasan pelumas untuk mobil biasanya terdiri dari ukuran 1 liter, 4-5 liter, dan 10 liter. Sementara untuk pelumas motor, biasanya dalam kemasan 0,7 liter. Ia mencontohkan, harga pelumas untuk mobil diesel ukuran 10 liter kini mencapai Rp 190.000 atai RP 19.000 per liter.
(lih/qom)
Ketua Hiswana Migas Nuradit menjelaskan, kenaikan harga pelumas terutama yang dijual di SPBU sudah terjadi sejak dua bulan belakangan.
"Sejak dua bulanan lalu pelumas memang naik. Tidak hanya produk dari Pertamina, tapi semuanya juga naik," katanya ketika dihubungi detikFinance, Rabu (9/4/2008).
Hal serupa diakui Shell yang juga punya beberapa produk pelumas. "Kalau kita naiknya sejak bulan lalu," kata Media Relation, Eksternal Affairs and Communication Manager Shell Fathia Syarif ketika dihubungi.
Nuradit menjelaskan, kenaikan harga ini tidak bisa dihindari karena minyak mentah sebagai bahan bakunya juga mengalami kenaikan tajam.
Namun kenaikannya beragam tergantung jenis produk, dan jumlah pembelian. Makin banyak membeli dari produsen biasanya harga akan lebih murah.
"Kalau beli pakai drum bisa lebih murah ketimbang jerigen, apalagi kalau pakai truk, lebih murah lagi," katanya.
Kemasan pelumas untuk mobil biasanya terdiri dari ukuran 1 liter, 4-5 liter, dan 10 liter. Sementara untuk pelumas motor, biasanya dalam kemasan 0,7 liter. Ia mencontohkan, harga pelumas untuk mobil diesel ukuran 10 liter kini mencapai Rp 190.000 atai RP 19.000 per liter.
(lih/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 12:07 WIB
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Ucapan Jero Wacik Bikin Khawatir Pertamina & Pengusaha SPBU di Kalimantan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
