Patra Niaga Targetkan Pendapatan Rp 20 Triliun di 2011
Jumat, 11/04/2008 16:32 WIB
Patra Niaga
Jakarta - Anak usaha Pertamina, PT Patra Niaga menargetkan pendapatan perusahaan bisa mencapai Rp 20 triliun dalam 3 tahun kedepan. Target ini melonjak 10 kali lipat dari target tahun ini yang hanya Rp 2 triliun.
Dirut PT Patra Niaga Toharso menjelaskan, target agresif ini akan dicapai dengan meningkatkan pangsa pasarnya. Pangsa pasar yang menjadi target utamanya adalah pelanggan-pelanggan BBM Pertamina yang kini mulai direbut pasar.
"Jadi sekarang ini ada sekitar 30% pasar Pertamina yang sudah direbut pasar. Dan rencananya kita akan rebut kembali setidaknya 10% saja dari itu, sudah bagus," katanya dalam jumpa persnya di kawasan Tugu Tani, Jakarta, Jumat (11/4/2008).
Target pendapatan sebesar Rp 2 triliun ini naik dari tahun 2007 yang sebesar Rp 1,4 triliun. Toharso juga menyatakan, volume BBM yang diperdagangkannya tahun ini bisa mencapai 1 juta kiloliter.
Hal ini tentu menjadi tantangan besar karena rata-rata volume Patra Niaga saat ini hanya sekitar 15.000 kiloliter per bulan.
Patra Niaga merupakan anak usaha Pertamina yang menangani bisnis pasokan BBM dan petrochemical untuk dalam negeri. Cakupan bisnisnya antara lain petrochemical yang ditangani Patra Trading. Lalu ada Patra Teknik yang fokus pada konstruksi SPBU.
Selain itu ada ada yang menangani angkutan khusus BBM ke SPBU-SPBU. Untuk bisnis yang satu ini, Patra Niaga punya sekitar 780 truk.
Kemudian ada Patra Logistik yang menangani gedung arsip dan PT Perta Insana yang selama ini mengurusi bagging pupuk. "Karena dua perusahaan ini bukan bisnis inti kita, jadi kedepan akan di merge ke induk," katanya.
Ada juga Patra Pabrikasi yang bergerak di bidang pembuatan boiler, namun sudah dilikuidasi karena dianggap bukan bisnis inti.
Proyek besar yang akan diikuti Patra Niaga dalam waktu dekat adalah pasokan BBM untuk pembangkit PLN di Samarinda sebesar 50.000 kiloliter dan di Pontianak sebesar 100.000 kiloliter. "Tanggal 21 April nanti kita masukkan penawaran," tambahnya.
(lih/ddn)
Dirut PT Patra Niaga Toharso menjelaskan, target agresif ini akan dicapai dengan meningkatkan pangsa pasarnya. Pangsa pasar yang menjadi target utamanya adalah pelanggan-pelanggan BBM Pertamina yang kini mulai direbut pasar.
"Jadi sekarang ini ada sekitar 30% pasar Pertamina yang sudah direbut pasar. Dan rencananya kita akan rebut kembali setidaknya 10% saja dari itu, sudah bagus," katanya dalam jumpa persnya di kawasan Tugu Tani, Jakarta, Jumat (11/4/2008).
Target pendapatan sebesar Rp 2 triliun ini naik dari tahun 2007 yang sebesar Rp 1,4 triliun. Toharso juga menyatakan, volume BBM yang diperdagangkannya tahun ini bisa mencapai 1 juta kiloliter.
Hal ini tentu menjadi tantangan besar karena rata-rata volume Patra Niaga saat ini hanya sekitar 15.000 kiloliter per bulan.
Patra Niaga merupakan anak usaha Pertamina yang menangani bisnis pasokan BBM dan petrochemical untuk dalam negeri. Cakupan bisnisnya antara lain petrochemical yang ditangani Patra Trading. Lalu ada Patra Teknik yang fokus pada konstruksi SPBU.
Selain itu ada ada yang menangani angkutan khusus BBM ke SPBU-SPBU. Untuk bisnis yang satu ini, Patra Niaga punya sekitar 780 truk.
Kemudian ada Patra Logistik yang menangani gedung arsip dan PT Perta Insana yang selama ini mengurusi bagging pupuk. "Karena dua perusahaan ini bukan bisnis inti kita, jadi kedepan akan di merge ke induk," katanya.
Ada juga Patra Pabrikasi yang bergerak di bidang pembuatan boiler, namun sudah dilikuidasi karena dianggap bukan bisnis inti.
Proyek besar yang akan diikuti Patra Niaga dalam waktu dekat adalah pasokan BBM untuk pembangkit PLN di Samarinda sebesar 50.000 kiloliter dan di Pontianak sebesar 100.000 kiloliter. "Tanggal 21 April nanti kita masukkan penawaran," tambahnya.
(lih/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 12:07 WIB
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972
-
Kamis, 24/05/2012 12:02 WIB
Ucapan Jero Wacik Bikin Khawatir Pertamina & Pengusaha SPBU di Kalimantan
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
