detikfinance

6 Perusahaan Indonesia Masuk Radar Forbes 2000

Irna Gustia - detikfinance
Rabu, 16/04/2008 16:50 WIB
New York - Sebanyak enam perusahaan terbuka dari Indonesia masuk dalam jajaran elit perusahaan dunia dalam The Forbes Global 2000. Ada dua nama baru yang masuk dibanding tahun sebelumnya.

Keenam perusahaan itu adalah, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), PT Bank Central Asia bk (BCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bumi Resources Tbk dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).

Dua perusahaan yang baru masuk jajaran elit itu adalah PT Bumi Resources Tbk dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).

  • Telkom berada diurutan 729 dengan aset US$ 8,34 miliar, pendapatan US$ 5,69 miliar, laba US$ 1,22 miliar dan nilai pasar US$ 21,55 miliar.
  • BCA berada diposisi 1.001 dengan aset US$ 19,59 miliar, pendapatan US$ 2,15 miliar, laba US$ 0,47 miliar dan nilai pasar US$ 9,63 miliar.
  • BRI berada diposisi 1.035 dengan aset US$ 17,08 miliar, pendapatan US$ 2,51 miliar, laba US$ 0,47 miliar dan nilai pasar US$ 9,69 miliar.
  • Bank Mandiri berada diposisi 1.132 dengan aset US$ 29,33 miliar, pendapatan US$ 3,21 miliar, laba US$ 0,27 miliar dan nilai pasar US$ 7,50 miliar.
  • Bumi Resources berada diposisi 1.633 dengan aset US$ 2,48 miliar, pendapatan US$ 1,87 miliar, laba US$ 0,22 miliar dan nilai pasar US$ 16,48 miliar.
  • BNI berada diposisi 1.862 dengan aset US$ 18,80 miliar, pendapatan US$ 1,98 miliar, laba US$ 0,21 miliar.
Forbes merangkum 2000 perusahaan terbaik dunia itu dari 60 negara. Sebanyak 72 juta orang bekerja di perusahaan-perusahaan itu.

Penilaian The Forbes Global 2000 itu berdasarkan jumlah pendapatan, keuntungan, aset dan nilai pasar. Periode April 2008 ini, The Forbes Global 2000 mencatat total pendapatan US$ 30 triliun, laba US$ 2,4 triliun, aset US$ 119 triliun dan nilai pasar per 29 Februari 2008 adalah US$ 39 triliun.

AS masih mendominasi jumlah perusahaan yang masuk daftar meskipun jumlah perusahaan berkurang 61 perusahaan dari tahun lalu atau berkurang 153 perusahaan dibanding 2004. Sementara perusahaan dari China, India dan Brasil justru meningkat jumlah yang masuk The Forbes Global 2000.

Sektor perbankan paling banyak mewakili daftar perusahaan raksasa itu yakni sebanyak 315 perusahaan dengan total aset US$ 58,3 triliun dan laba US$ 398 miliar. Disusul sektor minyak dan gas sebanyak 123 perusahaan dengan total pendapatan US$ 3,76 triliun dan laba US$ 386 miliar.

10 perusahaan raksasa teratas adalah:

  1. HSBC Holdings, dari Inggris dengan aset US$ 2,348 triliun.
  2. General Electric, dari AS dengan aset US$ 795,34 miliar.
  3. Bank of America, dari AS dengan aset US$ 1,715 triliun.
  4. JPMorgan Chase, dari AS dengan aset US$ 1,562 triliun.
  5. ExxonMobil, dari AS dengan aset US$ 242,08 miliar.
  6. Royal Dutch Shell, dari Belanda dengan aset US$ 266,22 miliar.
  7. BP, dari Inggris dengan aset US$ 238,08 miliar.
  8. Toyota Motor, dari Jepang dengan aset US$ 276,38 miliar.
  9. ING Group, dari Belanda dengan aset US$ 1,932 triliun.
  10. Berkshire Hathaway, dari AS dengan aset US$ 273,16 miliar.


(ir/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.