Bhakti Securities Terbitkan Obligasi Rp 300 Miliar
Jumat, 18/04/2008 16:24 WIB
Paparan Publik (Foto: Alih)
Jakarta - Bhakti Securities menerbitkan obligasi senilai Rp 300 miliar dengan 2 jenis seri. Obligasi berjangka waku 3 dan 5 tahun ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) 13 Mei 2008.
Untuk seri A masanya 3 tahun dengan bunga tetap yang ditawarkan sebesar 12,5%-13% per tahun. Sementara untuk seri B masanya 5 tahun dengan bunga yang ditawarkan 13%-13,5% per tahun.
Dalam paparan Bahkti Securities di Menara Kebon Sirih, Jumat (18/4/2008) dijelaskan, bunga akan dibayarkan setiap triwulan.
Penjamin pelaksana emisi penerbitan obligasi kali ini adalah Vicvtoria Sekuritas dan Danareksa, sedangkan waliamanatnya Bank Mega. Penetapan bunga akan dilakukan saat bookbuilding 21-25 April. Penawaran obligasi akan mulai dilakukan pada 5-7 Mei 2008.
Dana yang diperoleh akan digunakan sebesar 50% untuk peningkatan portofolio efek, 40% digunakan untuk penyelesaian transaksi nasabah, 5% untuk pembiayaan pembukaan kantor cabang baru, dan 5% sisanya untukpeningkatan sistem perdagangan.
Pada akhir 2007 ekuitas mencapai Rp 250 miliar, total aktiva Rp 608 miliar, laba bersih Rp 98 miliar, dan net profit margin 65,63%.
Kinerja
Realisasi pendapatan usaha Bhakti Securities pada kuartal I 2008 mencapai Rp 31,4 miliar atau naik tipis dari periode yang sama di 2007, sebesar Rp 30,5 miliar.
Presiden Direktur Bhakti Securities Wishni Handoyono menjelaskan, situasi pasar modal pada tiga bulan awal tahun ini memang sangat fragile. Sementara pada kuartal yang sama tahun lalu pasar modal sudah menunjukkan performa yang bagus.
"Kondisi sekarang berbeda dengan 2007. Kuartal pertama tahun lalu market sudah bergerak tinggi, sementara sekarang masih fragile. Tapi kami tetap optimis," katanya.
Pencapaian kuartal pertama ini baru 18% dari target pendapatan usaha tahun ini yang sekitar Rp 171,4 miliar.
Kondisi pasar yang fluktuatif memang tidak menyurutkan niatan Bhakti Securities untuk menerbitkan obligasi. Malahan, tantangan ini dianggap sebagai peluang yang bisa mendatangkan keuntungan.
Wishnu mengaku mengambil pelajaran pada 1998, ketika pasar gonjang-ganjing, induk usahanya, Bhakti Investama tetap menerbitkan obligasi Rp 150 miliar.
Justru ketika krisis mewabah, dan banyak perusahaan ambruk, menjadi kesempatan bagi Bhakti membeli beberapa saham perusahaan dalam kondisi diskon besar-besaran.
"Kita lihat ada opportunity bisnis, kalau biasa-biasa saja malah kita tidak tergerak. Fluktuasi pasar ini menjadi peluang bagi kita," katanya lagi.
(lih/ir)
Untuk seri A masanya 3 tahun dengan bunga tetap yang ditawarkan sebesar 12,5%-13% per tahun. Sementara untuk seri B masanya 5 tahun dengan bunga yang ditawarkan 13%-13,5% per tahun.
Dalam paparan Bahkti Securities di Menara Kebon Sirih, Jumat (18/4/2008) dijelaskan, bunga akan dibayarkan setiap triwulan.
Penjamin pelaksana emisi penerbitan obligasi kali ini adalah Vicvtoria Sekuritas dan Danareksa, sedangkan waliamanatnya Bank Mega. Penetapan bunga akan dilakukan saat bookbuilding 21-25 April. Penawaran obligasi akan mulai dilakukan pada 5-7 Mei 2008.
Dana yang diperoleh akan digunakan sebesar 50% untuk peningkatan portofolio efek, 40% digunakan untuk penyelesaian transaksi nasabah, 5% untuk pembiayaan pembukaan kantor cabang baru, dan 5% sisanya untukpeningkatan sistem perdagangan.
Pada akhir 2007 ekuitas mencapai Rp 250 miliar, total aktiva Rp 608 miliar, laba bersih Rp 98 miliar, dan net profit margin 65,63%.
Kinerja
Realisasi pendapatan usaha Bhakti Securities pada kuartal I 2008 mencapai Rp 31,4 miliar atau naik tipis dari periode yang sama di 2007, sebesar Rp 30,5 miliar.
Presiden Direktur Bhakti Securities Wishni Handoyono menjelaskan, situasi pasar modal pada tiga bulan awal tahun ini memang sangat fragile. Sementara pada kuartal yang sama tahun lalu pasar modal sudah menunjukkan performa yang bagus.
"Kondisi sekarang berbeda dengan 2007. Kuartal pertama tahun lalu market sudah bergerak tinggi, sementara sekarang masih fragile. Tapi kami tetap optimis," katanya.
Pencapaian kuartal pertama ini baru 18% dari target pendapatan usaha tahun ini yang sekitar Rp 171,4 miliar.
Kondisi pasar yang fluktuatif memang tidak menyurutkan niatan Bhakti Securities untuk menerbitkan obligasi. Malahan, tantangan ini dianggap sebagai peluang yang bisa mendatangkan keuntungan.
Wishnu mengaku mengambil pelajaran pada 1998, ketika pasar gonjang-ganjing, induk usahanya, Bhakti Investama tetap menerbitkan obligasi Rp 150 miliar.
Justru ketika krisis mewabah, dan banyak perusahaan ambruk, menjadi kesempatan bagi Bhakti membeli beberapa saham perusahaan dalam kondisi diskon besar-besaran.
"Kita lihat ada opportunity bisnis, kalau biasa-biasa saja malah kita tidak tergerak. Fluktuasi pasar ini menjadi peluang bagi kita," katanya lagi.
(lih/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
