Penyaluran Dana Alokasi Khusus Diawasi 3 Departemen
Jumat, 25/04/2008 17:45 WIB
Jakarta - Pemerintah akan mengeluarkan surat edaran bersama (SEB) mengenai monitoring dan evaluasi (monev) dalam pelaksanaan penggunaan anggaran di daerah khususnya untuk dana alokasi khusus (DAK).
SEB rencananya akan dikeluarkan oleh tiga lembaga yaitu Departemen Keuangan, Bappenas dan Mendagri paling lambat akhir tahun ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Otonomi Daerah Bappenas Himawan Hariyoga, di Gedung Bappenas, Jalan Taman Surapati, Jakarta, Jumat (25/4/2008).
"Kita sedang membahas konsep juklak monitoring dan evaluasi terpadu khusus DAK, rencananya sudah direncanakan sejak tahun lalu," katanya.
Monev terpadu ini, lanjut Himawan, dimaksudkan agar monitorong yang selama ini dilakukan secara sendiri oleh departemen teknis dapat disempurnakan sehingga menghasilkan laporan yang lebih terkonsolidasi dan memenuhi standar-standar apa saja yang akan dimonitoring dan yang akan dilaporkan.
"Untuk evaluasinya akan lebih menyeluruh dengan indikator input, proses, outputnya sampai dampaknya. Kalau sekarang kita belum punya data yang komplit mengenai data evaluasi untuk realiasasinya secara fisik dan keuangan," tambahnya.
Menurutnya DAK menjadi prioritas utama dalam monev terpadu ini karena terkait agenda nasional yang ada dalam rencana kerja pemerintah.
"Rencananya dalam bentuk surat edaran bersama, tetapi masih digarap terus mengenai SEB tentang juklak monev terpadu ini. Masih di level teknis Bappenas, Departemen keuangan dan Departemen Dalam Negeri. Ada wacana apakah kita melibatkan BPKP kita masih menjajaki," serunya.
Selama ini, katanya monev yang ada belum terpadu dan menyeluruh sehingga belum memperoleh data yang berkualitas, diharapakan dengan adanya monev terpadu ini nantinya akan ada penyempurnaan.
(hen/ddn)
SEB rencananya akan dikeluarkan oleh tiga lembaga yaitu Departemen Keuangan, Bappenas dan Mendagri paling lambat akhir tahun ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Otonomi Daerah Bappenas Himawan Hariyoga, di Gedung Bappenas, Jalan Taman Surapati, Jakarta, Jumat (25/4/2008).
"Kita sedang membahas konsep juklak monitoring dan evaluasi terpadu khusus DAK, rencananya sudah direncanakan sejak tahun lalu," katanya.
Monev terpadu ini, lanjut Himawan, dimaksudkan agar monitorong yang selama ini dilakukan secara sendiri oleh departemen teknis dapat disempurnakan sehingga menghasilkan laporan yang lebih terkonsolidasi dan memenuhi standar-standar apa saja yang akan dimonitoring dan yang akan dilaporkan.
"Untuk evaluasinya akan lebih menyeluruh dengan indikator input, proses, outputnya sampai dampaknya. Kalau sekarang kita belum punya data yang komplit mengenai data evaluasi untuk realiasasinya secara fisik dan keuangan," tambahnya.
Menurutnya DAK menjadi prioritas utama dalam monev terpadu ini karena terkait agenda nasional yang ada dalam rencana kerja pemerintah.
"Rencananya dalam bentuk surat edaran bersama, tetapi masih digarap terus mengenai SEB tentang juklak monev terpadu ini. Masih di level teknis Bappenas, Departemen keuangan dan Departemen Dalam Negeri. Ada wacana apakah kita melibatkan BPKP kita masih menjajaki," serunya.
Selama ini, katanya monev yang ada belum terpadu dan menyeluruh sehingga belum memperoleh data yang berkualitas, diharapakan dengan adanya monev terpadu ini nantinya akan ada penyempurnaan.
(hen/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
