SBY Bentuk Timnas Hemat Energi
Selasa, 06/05/2008 11:11 WIB
Jakarta - Penghematan energi sudah sangat mendesak. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan segera membentuk tim nasional penghematan energi dan sumber daya air yang akan menggalakkan program penghematan energi dan air bersih.
Menurut Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono, tim yang akan dibentuk melalui Inpres ini merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi yang akan dikeluarkan Menko Perekonomian.
"Presiden akan membuat Inpres baru sekaligus membentuk tim nasional penghematan energi dan sumber daya air. Tim ini dibentuk supaya mengedukasi masyarakat bahwa harga energi sekarang mahal, jadi harus menghemat," katanya disela seminar kelistrikan di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Selasa (6/5/2008).
Tim ini rencananya akan diketuai Menko Perekonomian dengan Ketua Harian Menteri ESDM. Anggotanya antara lain Menteri Perhubungan, Menteri PU, dan Menristek.
Tugas tim ini akan memberi panduan dan standar bagaimana penghematan energi seharusnya dilakukan oleh instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat.
Bahkan khusus untuk instansi pemerintah akan diterapkan sangsi tertentu jika menggunakan energi diatas batas yang ditetapkan. Sementara untuk swasta, akan diterapkan tarif non subsidi untuk pemakaian yang berlebihan.
Dan bagi masyarakat yang memilik listrik dengan daya 6.600 VA keatas, apapun golongannya (bisnis atau rumah tangga) juga akan diterapkan tarif non subsidi.
Inpres ini berbeda dengan Inpres sebelumnya yang dikeluarkan pada 2005 tentang hemat listrik. Dimana pada Inpres 2005 penghematan hanya ditujukan pada instansi pemerintah, itpun tanpa mekanisme pemberian sanksi.
"Pada pokoknya kita ingin merngurangi penggunaan Kwh-nya. Karena secara otomatis akan juga akan mengurangi besaran subsidi di APBN," jelas dia.
(lih/ddn)
Menurut Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono, tim yang akan dibentuk melalui Inpres ini merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi yang akan dikeluarkan Menko Perekonomian.
"Presiden akan membuat Inpres baru sekaligus membentuk tim nasional penghematan energi dan sumber daya air. Tim ini dibentuk supaya mengedukasi masyarakat bahwa harga energi sekarang mahal, jadi harus menghemat," katanya disela seminar kelistrikan di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Selasa (6/5/2008).
Tim ini rencananya akan diketuai Menko Perekonomian dengan Ketua Harian Menteri ESDM. Anggotanya antara lain Menteri Perhubungan, Menteri PU, dan Menristek.
Tugas tim ini akan memberi panduan dan standar bagaimana penghematan energi seharusnya dilakukan oleh instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat.
Bahkan khusus untuk instansi pemerintah akan diterapkan sangsi tertentu jika menggunakan energi diatas batas yang ditetapkan. Sementara untuk swasta, akan diterapkan tarif non subsidi untuk pemakaian yang berlebihan.
Dan bagi masyarakat yang memilik listrik dengan daya 6.600 VA keatas, apapun golongannya (bisnis atau rumah tangga) juga akan diterapkan tarif non subsidi.
Inpres ini berbeda dengan Inpres sebelumnya yang dikeluarkan pada 2005 tentang hemat listrik. Dimana pada Inpres 2005 penghematan hanya ditujukan pada instansi pemerintah, itpun tanpa mekanisme pemberian sanksi.
"Pada pokoknya kita ingin merngurangi penggunaan Kwh-nya. Karena secara otomatis akan juga akan mengurangi besaran subsidi di APBN," jelas dia.
(lih/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
