BLT Tahap Perdana di 6 Kota Tidak akan Efektif
Minggu, 11/05/2008 12:55 WIB
Jakarta - Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang akan disalurkan di 6 kota di Indonesia sebagai kompensasi dari rencana kenaikan harga BBM nanti dinilai tidak efektif jika tidak serentak di seluruh provinsi. Kebijakan ini hanya akan menimbulkan kesenjangan dan kecemburuan sosial.
Hal ini dikatakan oleh pakar ekonomi dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Hamid Paddu ketika dihubungi detikFinance, Minggu (11/5/2008).
"Ini tidak efektif, karena akan punya efek psikologis terhadap warga. Efek psikologis ini berupa kesenjangan dan kecemburuan sosial," tuturnya.
Hal tersebut disampaikan Hamid menanggapi rencana pemerintah yang pada bulan Juni ini hanya mengucurkan BLT pada 6 kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar dan Medan. Sementara kota lain baru mengucur dua bulan setelahnya.
Padahal menurutnya, BLT dibutuhkan secara menyeluruh oleh warga sebagai penyelesaian singkat atas kebutuhan warga yang mendesak. "Tidak cukup hanya 6 kota. Karena yang mengalami dampak kenaikan adalah seluruh rakyat indonesia," terangnya.
Hamid menegaskan bahwa jumlah warga yang masuk sebagai kategori miskin akan bertambah dengan semakin merangkaknya kebutuhan pokok. "Yang dulunya berada di garis kemiskinan, kini semakin drop dan masuk ategori miskin," katanya.
BLT selama ini menurut dosen Fakutas Ekonomi Unhas ini sebenarnya hanya mengatasi persoalan warga selama 6 bulan hingga setahun.
"Untuk keberlanjutan hidup warga butuh paket lain, yaitu berupa barang atau infrastruktur yang menunjang produksi untuk keberlanjutan hidup warga," terangnya.
(gun/ddn)
Hal ini dikatakan oleh pakar ekonomi dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Hamid Paddu ketika dihubungi detikFinance, Minggu (11/5/2008).
"Ini tidak efektif, karena akan punya efek psikologis terhadap warga. Efek psikologis ini berupa kesenjangan dan kecemburuan sosial," tuturnya.
Hal tersebut disampaikan Hamid menanggapi rencana pemerintah yang pada bulan Juni ini hanya mengucurkan BLT pada 6 kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar dan Medan. Sementara kota lain baru mengucur dua bulan setelahnya.
Padahal menurutnya, BLT dibutuhkan secara menyeluruh oleh warga sebagai penyelesaian singkat atas kebutuhan warga yang mendesak. "Tidak cukup hanya 6 kota. Karena yang mengalami dampak kenaikan adalah seluruh rakyat indonesia," terangnya.
Hamid menegaskan bahwa jumlah warga yang masuk sebagai kategori miskin akan bertambah dengan semakin merangkaknya kebutuhan pokok. "Yang dulunya berada di garis kemiskinan, kini semakin drop dan masuk ategori miskin," katanya.
BLT selama ini menurut dosen Fakutas Ekonomi Unhas ini sebenarnya hanya mengatasi persoalan warga selama 6 bulan hingga setahun.
"Untuk keberlanjutan hidup warga butuh paket lain, yaitu berupa barang atau infrastruktur yang menunjang produksi untuk keberlanjutan hidup warga," terangnya.
(gun/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 12:14 WIB
Uni Eropa Suntik Bank 'Sakit' Pakai Dana Bailout
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Kini ia menjadi pengusaha sukses, yang diawalinya dari jualan pisang ketika kecil.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
