detikfinance

Penjualan Pertamax Bisa Turun 20%

Alih Istik Wahyuni - detikfinance
Rabu, 14/05/2008 12:11 WIB
Premium Masih Favorit (qom)
Jakarta - Penjualan Pertamax sepanjang 2008 diperkirakan akan menurun sekitar 20%. Jika tahun lalu penjualan Pertamax mencapai 500 ribu kiloliter, tahun ini diperkirakan hanya 400 ribu kiloliter.

Demikian disampaikan VP BBM Retail Pertamina Djaelani Sutomo ketika ditemui di Departemen ESDM, Jakarta, Rabu (14/5/2008).

Menurutnya, penurunan ini disebabkan perbedaan harga yang makin besar antara BBM non subsidi dan BBM subsidi. "Pertamax dari 500 ribu KL tahun lalu jadi 400 ribu KL. Penjualannya turun karena delta harga yang makin besar," ujarnya.

Harga Pertamax saat ini untuk Jabodetabek bekisar Rp 8.750 per liter. Angka ini nyaris dua kalilipat harga Premium yang disubsidi, yaitu Rp 4.500 per liter.

Dengan harga yang seperti ini, banyak masyarakat memilih menggunakan Premium ketimbang Pertamax. Hal ini terbukti pada kuartal pertama 2008 dimana harga minyak terus naik, penjualan BBM subsidi pun sudah melebihi alokasi.

Kondisi seperti ini berbeda dengan ketika harga Pertamax dan Premium sempat berdekatan pada tahun lalu. Saat itu banyak masyarakat yang rela merogoh kantong agak lebih banyak untuk membeli BBM dengan oktan lebih tinggi.

(lih/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.