detikfinance

Ical Juga Terkaya di Asia Tenggara Karena Taktik Bisnis Jitu

Alih Istik Wahyuni - detikfinance
Senin, 26/05/2008 15:11 WIB
Aburizal (Situs Menkokesra)
Jakarta - Selain menjadi orang terkaya di Indonesia, Menko Kesra Aburizal Bakrie ternyata juga tercatat sebagai orang terkaya di Asia Tenggara dengan harta sebesar US$ 9,2 miliar.

Kekayaannya menteri yang biasa disapa Ical itu berarti meningkat 9 kali lipat dari data kekayaan 2007 yang sekitar US$ 1,05 miliar. Ical diuntungkan oleh lonjakan harga komoditas.

Demikian hasil perhitungan majalah Globe Asia yang diumumkan di Ritz Carlton SCBD, Jakarta, Senin (26/5/2008).

"Kekayaannya ini selain karena dipicu harga komoditas, juga karena taktik bisnis yang sangat baik. Ia menjual sedikit aset misalkan, lalu dia pinjam uang, kemudian dia bisa menghasilkan jauh lebih banyak dari bunga yang harus bayar. Itu yang membuat asetnya meningkat pesat," kata publisher Globe Asia, Tanri Abeng.

Dalam setahun terakhir bisnis sumber daya alam memang menjadi bisnis idola. Harga komoditas dan saham perusahaan di sektor ini pun melambung.

"Begitu juga perusahaan-perusahaan yang dimiliki Bakrie. Seperti Bumi Resources dan EMP. Belum lagi mereka juga pemilik land bank di Jakarta," kata Globe Asia Editor in Chief, SK Zainudin.

Berikut daftar 10 orang terkaya di Indonesia

  1. Aburizal Bakrie (Bakrie Group) US$ 9,2 miliar
  2. Budi Hartono (Djarum) US$ 6,8 miliar
  3. Eka Tjipta Widjaja (Sinar Mas) US$ 3,8 miliar
  4. Sudono Salim (Salim Group) US$ 3,04 miliar
  5. Putera Sampoerna (Sampoerna Capital) US$ 2,42 miliar.
  6. Rachman Halim (Gudang Garam) US$ 2 miliar.
  7. Sukanto Tanoto (Raja Garuda Mas) US$ 1,43 miliar
  8. Eddy William Katuari (Wings Group) US$ 1,21 miliar
  9. Prajogo Pangestu (Barito Pacific) US$ 1,2 miliar
  10. Murdaya Poo (Berca) US$ 1,1 miliar.

Sementara 5 besar untuk Asia Tenggara:

  1. Aburizal Bakrie (Indonesia) US$ 9,2 miliar
  2. Robert Kuok (Malaysia) US$ 7,6 miliar
  3. Ananda Krishnan (Malaysia) US$ 7,4 miliar
  4. Budi Hartono (Indonesia) US$ 6,8 miliar
  5. Ng Teng Fong (Singapura) US$ 6,7 miliar.




(lih/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.