Pemerintah Tidak Bisa Beli Indosat Lagi
Rabu, 04/06/2008 10:39 WIB
Gedung Indosat (inet)
Jakarta - Pemerintah tidak akan membeli Indosat jika Temasek akan menjual perusahaan telekomunikasi itu. Setidaknya, ada tiga alasan bagi pemerintah untuk tidak membeli Indosat.
Pertama, pemerintah tidak punya hak membeli Indosat. Kasusnya berbeda jika Temasek memilih untuk menjual Telkomsel, yang bisa dibeli pemerintah melalui Telkom.
Kedua, kalaupun pemerintah berhak membeli Indosat, maka bisa melanggar KPPU juga dengan memiliki dua pemain besar di bisnis telekomunikasi. Padahal Temasek digugat karena alasan yang sama.
Ketiga, kalaupun berhak dan boleh membeli Indosat, nyatanya pemerintah tidak punya uang untuk membelinya.
Menurut Menneg BUMN Sofyan Djalil, kalaupun ada uang, lebih baik pemerintah menggunakannya untuk membangun pembangkit listrik.
"Negara tidak punya uang, kalau ada mending kita bangun pembangkit listrik. Beli Indosat nggak akan bantu apa-apa, tapi kalau bangun pembangkit listrik, bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan menambah pasokan listrik," katanya.
Ia menyatakannya dalam coffee morning dengan wartawan di Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/6/2008).
KPPU menilai Temasek melakukan monopoli di industri telekomunikasi di Indonesia dengan memiliki saham di Indosat dan Telkomsel. Kedua perusahaan itu merupakan pemain telekomunikasi terbesar di negeri ini.
Temasek pun diminta untuk melepas salah satu dari kedua perusahaan itu. Bisa Indosat, atau Telkomsel. Sementara jika Temasek melepas Telkomsel, Sofyan menyatakan pemerintah sangat mendukung Telkom untuk membeli saham Telkomsel yang dilepas Temasek.
"Kalau Telkomsel yang dijual, kita dukung Telkom beli. Cuma masalahnya, kita tidak tahu apakah Temasek akan banding atau menjual salah satunya," jelas Sofyan.
(lih/ir)
Pertama, pemerintah tidak punya hak membeli Indosat. Kasusnya berbeda jika Temasek memilih untuk menjual Telkomsel, yang bisa dibeli pemerintah melalui Telkom.
Kedua, kalaupun pemerintah berhak membeli Indosat, maka bisa melanggar KPPU juga dengan memiliki dua pemain besar di bisnis telekomunikasi. Padahal Temasek digugat karena alasan yang sama.
Ketiga, kalaupun berhak dan boleh membeli Indosat, nyatanya pemerintah tidak punya uang untuk membelinya.
Menurut Menneg BUMN Sofyan Djalil, kalaupun ada uang, lebih baik pemerintah menggunakannya untuk membangun pembangkit listrik.
"Negara tidak punya uang, kalau ada mending kita bangun pembangkit listrik. Beli Indosat nggak akan bantu apa-apa, tapi kalau bangun pembangkit listrik, bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan menambah pasokan listrik," katanya.
Ia menyatakannya dalam coffee morning dengan wartawan di Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/6/2008).
KPPU menilai Temasek melakukan monopoli di industri telekomunikasi di Indonesia dengan memiliki saham di Indosat dan Telkomsel. Kedua perusahaan itu merupakan pemain telekomunikasi terbesar di negeri ini.
Temasek pun diminta untuk melepas salah satu dari kedua perusahaan itu. Bisa Indosat, atau Telkomsel. Sementara jika Temasek melepas Telkomsel, Sofyan menyatakan pemerintah sangat mendukung Telkom untuk membeli saham Telkomsel yang dilepas Temasek.
"Kalau Telkomsel yang dijual, kita dukung Telkom beli. Cuma masalahnya, kita tidak tahu apakah Temasek akan banding atau menjual salah satunya," jelas Sofyan.
(lih/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
