Usaha Anda
Laundry Kiloan ala Simply Fresh
Rabu, 04/06/2008 14:11 WIB
Gerai Simply Fresh (ist)
Jakarta - Makin padat dan dinamisnya kinerja, menuntut seseorang untuk dapat mengatur waktunya sebaik mungkin. Sedikit sekali orang memiliki kemampuan manajerial dalam membagi waktunya, apalagi untuk hal-hal yang dianggap sepele namun berpengaruh besar.
Aktivitas yang kecil namun membawa pengaruh besar tersebut yaitu mencuci pakaian. Bila dipikir berapa banyak orang dikota besar yang bisa membagi waktunya untuk mencuci pakaiannya sendiri? Rasanya sangat sedikit. Karena mereka umumnya sejak pagi sudah bergelut dengan pekerjaanya, pulang dari kantor sudah larut malam, dan hanya ada satu dibenak pikiran yaitu istirahat.
Sebagai contoh untuk di Jakarta sendiri yang memiliki populasi penduduk 8 juta orang dengan rata-rata 2 juta kepala keluarga saat ini diprediksi baru tergarap cucian 5.000 kepala keluarga.
Bila masing-masing keluarga itu rata-rata punya empat orang anggota keluarga dengan cucian 1,5 kilogram per hari, maka dalam satu hari 7,5 ton pakaian warga Jakarta yang dicuci menggunakan jasa laundry kiloan, nilai nominalnya setara dengan Rp3 miliar per bulan.
Itu baru dari segmen keluarga. Belum untuk segmen hotel dan restoran. Biasanya, hotel meski mempunyai jasa binatu sendiri, namun kebanyakan justru menggunakan jasa binatu luar untuk seprai, sarung bantal, atau taplak meja.
Untuk 2,3 juta kamar di Jakarta dan rata-rata 40% urusan cuci ini diboyong untuk dicucikan di luar hotel, maka jasa binatu bisa memperoleh Rp4,6 miliar per hari dari cucian hotel itu.
Selain itu, binatu juga banyak menerima cucian bagi anak kos khususnya para mahasiswa, karena dirasa harga dari laundry kiloan murah dan sangat terjangkau untuk kantong mahasiswa. Maka tidak heran bahwa bisnis laundry kiloan merupakan bisnis yang menggiurkan dan tidak ada matinya.
Simply Fresh Laundry sebagai waralaba laundry kiloan pertama di Indonesia memberikan penawaran untuk bergabung dalam bisnis cuci mencuci ini dengan modal Rp 80 juta sudah memiliki outlet sendiri.
Simply Fresh memiliki sejumlah kelebihan-kelebihan dari laundry-laundry kiloan lainnya, terutama dalam proses pengerjaan telah memiliki sistem dan peralatan yang teruji diyakini akan mendapat hasil cucian pakaian sekelas laundry hotel. Makanya, Simply Fresh mengambil tajuk 'Laundry Kiloan Kelas Hotel'.
Laundry kiloan Simply Fresh juga menjamin pakaian tidak rusak dan terjaga keawetannya, karena mencuci menggunakan prosedur sesuai washing care label tips yang terdapat dalam label pakaian, didukung juga dengan proses pengepakan yang eksklusif, dan sistem pencatatan menggunakan barcode scanner disertai program software laundry yang menambah nilai jual dalam memberikan pelayanan kepada konsumen.
Untuk harga per kg disesuaikan dengan masing-masing kota sesuai dengan daya beli masyarakatnya. Sebagai contoh untuk daerah Jakarta Rp.6000/kg, untuk daerah Bandung Rp.5000/kg, dan daerah Jogja sendiri Rp.3000/kg. Simply Fresh kini telah memiliki 20 outlet workshop tersebar di seluruh Indonesia
Berminat untuk gabung: hubungi info waralaba : 0816663300 atau buka website www.simplyfreshlaundry.com.
Anda berminat untuk mempromosikan usaha Anda juga? Yuk, isi formulir peluang usaha di detikFinance berikut....
(qom/ir)
Aktivitas yang kecil namun membawa pengaruh besar tersebut yaitu mencuci pakaian. Bila dipikir berapa banyak orang dikota besar yang bisa membagi waktunya untuk mencuci pakaiannya sendiri? Rasanya sangat sedikit. Karena mereka umumnya sejak pagi sudah bergelut dengan pekerjaanya, pulang dari kantor sudah larut malam, dan hanya ada satu dibenak pikiran yaitu istirahat.
Sebagai contoh untuk di Jakarta sendiri yang memiliki populasi penduduk 8 juta orang dengan rata-rata 2 juta kepala keluarga saat ini diprediksi baru tergarap cucian 5.000 kepala keluarga.
Bila masing-masing keluarga itu rata-rata punya empat orang anggota keluarga dengan cucian 1,5 kilogram per hari, maka dalam satu hari 7,5 ton pakaian warga Jakarta yang dicuci menggunakan jasa laundry kiloan, nilai nominalnya setara dengan Rp3 miliar per bulan.
Itu baru dari segmen keluarga. Belum untuk segmen hotel dan restoran. Biasanya, hotel meski mempunyai jasa binatu sendiri, namun kebanyakan justru menggunakan jasa binatu luar untuk seprai, sarung bantal, atau taplak meja.
Untuk 2,3 juta kamar di Jakarta dan rata-rata 40% urusan cuci ini diboyong untuk dicucikan di luar hotel, maka jasa binatu bisa memperoleh Rp4,6 miliar per hari dari cucian hotel itu.
Selain itu, binatu juga banyak menerima cucian bagi anak kos khususnya para mahasiswa, karena dirasa harga dari laundry kiloan murah dan sangat terjangkau untuk kantong mahasiswa. Maka tidak heran bahwa bisnis laundry kiloan merupakan bisnis yang menggiurkan dan tidak ada matinya.
Simply Fresh Laundry sebagai waralaba laundry kiloan pertama di Indonesia memberikan penawaran untuk bergabung dalam bisnis cuci mencuci ini dengan modal Rp 80 juta sudah memiliki outlet sendiri.
Simply Fresh memiliki sejumlah kelebihan-kelebihan dari laundry-laundry kiloan lainnya, terutama dalam proses pengerjaan telah memiliki sistem dan peralatan yang teruji diyakini akan mendapat hasil cucian pakaian sekelas laundry hotel. Makanya, Simply Fresh mengambil tajuk 'Laundry Kiloan Kelas Hotel'.
Laundry kiloan Simply Fresh juga menjamin pakaian tidak rusak dan terjaga keawetannya, karena mencuci menggunakan prosedur sesuai washing care label tips yang terdapat dalam label pakaian, didukung juga dengan proses pengepakan yang eksklusif, dan sistem pencatatan menggunakan barcode scanner disertai program software laundry yang menambah nilai jual dalam memberikan pelayanan kepada konsumen.
Untuk harga per kg disesuaikan dengan masing-masing kota sesuai dengan daya beli masyarakatnya. Sebagai contoh untuk daerah Jakarta Rp.6000/kg, untuk daerah Bandung Rp.5000/kg, dan daerah Jogja sendiri Rp.3000/kg. Simply Fresh kini telah memiliki 20 outlet workshop tersebar di seluruh Indonesia
Berminat untuk gabung: hubungi info waralaba : 0816663300 atau buka website www.simplyfreshlaundry.com.
Anda berminat untuk mempromosikan usaha Anda juga? Yuk, isi formulir peluang usaha di detikFinance berikut....
(qom/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:20 WIB
Perlukah Anggota DPR Naik Gaji Tahun Depan?
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 09:08 WIB
The Signature Tower Angkat Nama Indonesia di Internasional
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
