Bancassurance Bung Maksi Power Save
Kamis, 05/06/2008 14:56 WIB
Foto Bank Bumiputera
Jakarta - Produk bancassurance terus bermunculan. Kini PT Bank Bumiputera Tbk menggandeng PT Asuransi Jiwa Sinarmas meluncurkan produk bancassurance Bung Maksi Power Save.
Produk ini menawarkan return yang kompetitif bagi nasabah. Nasabah juga mendapatkan 2 manfaat sekaligus karena dana yang disimpan akan dikelola dengan komposisi 50% di produk funding Bank Bumiputera dan 50% di produk Asuransi Jiwa Sinarmas.
"Kerja sama ini sangat strategis karena semakin memperkaya portfolio produk Bank Bumiputera sehingga nasabah dapat melakukan kegiatan perbankan, investasi dan asuransi sekaligus di Bank Bumiputera," ujar Direktur Konsumer Bank Bumiputera Dia A. Soerarso dalam siaran persnya, Kamis (5/6/2008).
Dengan bancassurance ini Bank Bumiputera menargetkan pertumbuhan DPK sebesar 30 persen atau menjadi Rp 6,8 triliun di akhir 2008.
Sedangkan bagi Sinarmas, kerja sama ini merupakan upaya mereka meraih nasabah perbankan. "Nasabah perbankan sangat potensial dikembangkan menjadi nasabah yang berorientasi pada investasi dan asuransi," ujar Marketing Advisor Asuransi Jiwa Sinarmas Jaime Jose Javier.
Sinarmas menargetkan pertumbuhan premi sebesar 40 persen di tahun ini atau Rp 6 triliun dengan penambahan nasabah mencapai 50.000 sehingga total nasabah mencapai 500.000.
(ddn/qom)
Produk ini menawarkan return yang kompetitif bagi nasabah. Nasabah juga mendapatkan 2 manfaat sekaligus karena dana yang disimpan akan dikelola dengan komposisi 50% di produk funding Bank Bumiputera dan 50% di produk Asuransi Jiwa Sinarmas.
"Kerja sama ini sangat strategis karena semakin memperkaya portfolio produk Bank Bumiputera sehingga nasabah dapat melakukan kegiatan perbankan, investasi dan asuransi sekaligus di Bank Bumiputera," ujar Direktur Konsumer Bank Bumiputera Dia A. Soerarso dalam siaran persnya, Kamis (5/6/2008).
Dengan bancassurance ini Bank Bumiputera menargetkan pertumbuhan DPK sebesar 30 persen atau menjadi Rp 6,8 triliun di akhir 2008.
Sedangkan bagi Sinarmas, kerja sama ini merupakan upaya mereka meraih nasabah perbankan. "Nasabah perbankan sangat potensial dikembangkan menjadi nasabah yang berorientasi pada investasi dan asuransi," ujar Marketing Advisor Asuransi Jiwa Sinarmas Jaime Jose Javier.
Sinarmas menargetkan pertumbuhan premi sebesar 40 persen di tahun ini atau Rp 6 triliun dengan penambahan nasabah mencapai 50.000 sehingga total nasabah mencapai 500.000.
(ddn/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:21 WIB
Warga Kalimantan Hanya Ingin BBM Subsidi, Pertamax Cs Tak Laku
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
Kamis, 24/05/2012 12:07 WIB
Sesi I
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
31 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
