echo $content["openx"]["BottomFrame"];
detikfinance

KPPU Putuskan Kartel SMS 19 Juni

Arin Widiyanti - detikfinance
Senin, 09/06/2008 17:08 WIB
Telepon Genggam (qom)
Jakarta - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan memutuskan perkara indikasi penetapan harga (price fixing) layanan pesan singkat (SMS) oleh sesama anggota Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) pada tanggal 19 Juni 2008.

Demikian disampaikan Direktur Komunikasi KPPU Junaidi dalam diskusi forum jurnalis KPPU di Gedung KPPU, Jalan Juanda, Jakarta, Senin (9/6/2008).

"Sebagaimana laporan yang disampaikan ke KPPU, diduga telah terjadi kesepakatan atau perjanjian atau jentlement agreement dalam penetapan harga sms," ujarnya

Operator telepon yang menjadi terlapor adalah PT Excelcomindo Pratama (XL), PT Telkomsel, PT Indosat, PT Telekomunikasi Indonesia, PT Hutchinson, PT Bakrie Telecom, PT Mobile-8 Telecom, PT Smart Telecom, dan PT Natrindo Telepon Seluler.

Junaidi menjelaskan proses perkara tersebut telah berjalan sejak 2 November 2007 hingga 13 Desember 2007 untuk pemeriksaan pendahuluan.

Selanjutnya pada 14 Desember 2007 hingga 25 Maret 2008 sudah memasuki tahap pemeriksaan lanjutan dimana melengkapi berkas proses hukum diperpanjang hingga 7 Mei 2008. Saat ini perkara tersebut sudah memasuki tahap sidang majelis.

(ddn/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.