Berita Lain
-
Selasa, 11/10/2011 10:25 WIB
Memilih Asuransi Pendidikan yang Tepat -
Jumat, 09/09/2011 11:09 WIB
Mengelola Keuangan Setelah Tak Lagi Jadi Pekerja -
Rabu, 24/08/2011 10:38 WIB
Mengubah Utang Jadi Aset, Mungkin kah? -
Selasa, 23/08/2011 15:19 WIB
Disiplin Keuangan, Bagaimana Caranya? -
Rabu, 28/01/2009 12:56 WIB
Perencanaan Keuangan Saat Krisis -
Kamis, 18/12/2008 14:22 WIB
Mengembangkan Bisnis Batik
Indeks Berita
Rumor Saham
Sumitomo Minati INCO, Target Rp 4000?
Salah satu pelaku pasar mengatakan bahwa Sumitomo Corp dari Jepang akan menambah kepemilikan dalam PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Kabar yang....
3 Komentar | Balas Tanggapan
3 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
Setidaknya ada tiga hal penghalang utama seseorang untuk memulai usaha, yaitu terlalu banyak rencana, menunggu moment yang pas dan takut menghadapi risiko bisnis.
Sosok Dan Peristiwa
Pengalaman Pertama Hatta Rajasa Makan Daging Kuda
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali mencicipi kuliner khas Asia Tengah yakni daging kuda. "Rasanya gimana gitu," kata Hatta.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 471.000
-
Rp 6,087.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Selasa, 22/05/2012 14:44 WIB
Dahlan Iskan Menegaskan Tak Akan Beri Modal ke Merpati
Posted by: kaptenDF
Konsultan Profil Aidil Akbar
Aidil Akbar Madjid, MBA, CFE®, CFP®, RFC®Wealth Planner™,
Pakar Ekonomi Mikro & Keluarga
Chairman, IARFC Indonesia
Jumat, 13/06/2008 10:23 WIB
Investasi untuk Ibadah Haji
Joannes Widjajanto - detikFinance
Suami saya mempunyai pemasukan AUD 1.500 berbulan. Kami belum memiliki anak, dan saya tidak mempunyai penghasilan tetap. Setelah membagi dalam pos-pos pengeluaran, kami memiliki dana AUD 1.400 di tabungan yang tidak terpakai, namun akan kami butuhkan dalam jangka dua tahun lagi. Setiap bulannya kami juga menyisihkan AUD 280 untuk menabung ongkos ibadah haji.
Rencana kami, uang di tabungan AUD 1.400 itu mau kami investasikan reksadana terlebih dahulu. menurut bapak, apakah kami sudah saatnya berinvestasi reksadana? reksadana seperti apa yang tepat untuk kami?
Mengingat uang tersebut akan kami pergunakan dua tahun lagi, apakah uang yang kami sisihkan untuk keperluan ibadah haji juga bisa diinvestasikan? Produk reksadana seperti apa yang tepat? Apakah kami perlu membaginya menjadi beberapa produk reksadana (jangka pendek, menengah, panjang?) ataukah kami hanya bisa melakukannya untuk jangka pendek.
Terima Kasih
Jawaban :
Ibu, terima kasih atas pertanyaan di atas. Jika dilihat dari data yang ada, maka 19% dari pendapatan yang ada ditabung untuk keperluan ongkos ibadah haji. Selain itu keluarga memiliki tabungan dalam mata uang AUD sebesar 1400.
Jika ibu dan suami berencana untuk naik haji dua tahun lagi itu artinya biaya naik haji yang berupa ONH akan disetorkan 1 tahun dari sekarang. Dan seperti tahun 2007, departemen agama menetapkan ONH dalam mata uang US$ dan sebagian kecil dalam mata uang rupiah.
Melihat data di atas, ada baiknya ibu dan suami menabung dalam mata uang sesuai dengan mata uang yang ditetapkan untuk ONH yaitu US$. Beberapa reksadana memang berbasis US$ dan jenis ini bisa dipakai untuk keperluan ini. Dan karena waktu akumulasi hanya 1 tahun, reksadana yang cocok adalah reksadana pasar uang dan berbasis mata uang US$.
Pilihlah pengelola reksadana yang terpercaya untuk mempersiapkan ONH ini.
Salamat berhitung.
Joannes Widjajanto-Shildt Financial Planning (qom/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
-
Selasa, 22/05/2012 19:26 WIB
Waralaba yang Asli akan Memiliki Logo Khusus -
Selasa, 22/05/2012 19:26 WIB
BBM di Kalimantan Langka, DPRD Dukung Blokir Pengiriman Batubara -
Selasa, 22/05/2012 18:26 WIB
Kalimantan Minta Tambah Kuota BBM, Dirjen Migas: Tak Bisa, Jangan Egois! -
Selasa, 22/05/2012 19:17 WIB
PGN Bagi Dividen Total Rp 3,2 Triliun -
Selasa, 22/05/2012 18:28 WIB
Agus Marto: Banyak Perusahaan Tambang Tak Benar Bayar Pajak
Komentar Terpopuler
-
Selasa, 22/05/2012 - 11:59
PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7% -
Senin, 21/05/2012 - 13:58
Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif -
Selasa, 22/05/2012 - 16:07
Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik -
Selasa, 22/05/2012 - 16:45
Duh, Gaji PNS Cuma Naik 7% di 2013 -
Selasa, 22/05/2012 - 15:53
Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com








Sending your message.gif)



