echo $content["openx"]["BottomFrame"];
detikfinance

Bappenas Persilakan KPK Usut Utang Luar Negeri

Arin Widiyanti - detikfinance
Senin, 16/06/2008 15:12 WIB
Paskah Suzetta (ard)
Jakarta - Pinjaman luar negeri yang tidak terealisasi pelaksanaannya membuat Komisi Pemberantasan Korupsi 'gatal' untuk memeriksa. Pemerintah pun menyambut baik niat KPK itu.

"Pinjaman luar negeri yang tidak digunakan saya setujui untuk diselidiki atau dimonitoring kenapa sampai tidak dipergunakan," ujar Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta usai rapat kerja dengan panitia Ad Hoc Dewan Perwakilan Daerah (DPD), di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Senin (16/6/2008).

Bappenas, lanjut Paskah, sebetulnya dalam tiga bulan sekali membuat laporan penggunaan pinjaman luar negeri yang bisa diakses oleh masyarakat luas yakni monitoring pinjaman luar negeri yang menyangkut proyek.

"Laporan itu sebenarnya sudah dikirim ke BPK, KPK juga sudah bisa langsung meangakses, laporan itu kan ada dari berbagai lender baik kreditor internasional, bilateral dan multilateral," ujarnya

Paskah menuturkan ada pinjaman luar negeri selama 2003 dan 2004 yang belum teralisasi sepenuhnya. Namun Paskah kurang mengetahui persis ditelnya.


(ddn/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.