Qtel Belum akan Rombak Manajemen Indosat di RUPSLB 14 Juli
Selasa, 17/06/2008 10:27 WIB
Kantor Indosat (detikinet)
Jakarta - Masuknya Qatar Telecom (Qtel) menjadi pemegang 40,8% saham PT Indosat Tbk (ISAT) belum akan diikuti dengan perombakan manajemen dalam RUPSLB 14 Juli 2008. Jajaran direksi dan komisaris Indosat saat ini masih akan dipertahankan.
"Indosat itu tercatat di Bursa New York, jadi kalau pergantian manajemen dalam waktu cepat itu tidak akan dilakukan. Itu tergantung pemegang saham tapi tidak dalam waktu cepat," kata Komisaris Indosat Setyanto P Santosa ketika dihubungi detikFinance, Selasa (17/6/2008).
Semula pergantian manajemen Indosat dikabarkan akan dilakukan pada 14 Juli 2008 karena saat itu Indosat menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).
Namun Setyanto memastikan agenda RUPSLB Indosat pada 14 Juli 2008 tidak akan mengganti manajemen. "Saya pastikan agendanya perubahan anggaran dasar untuk menyesuaikan dengan UU No 40 tahun 2007," katanya.
Setyanto tidak bisa memastikan sampai berapa lama manajemen Indosat saat ini akan dipertahankan oleh pemegang saham baru tersebut. Belum dirombaknya manajemen secara cepat itu, maka manajemen yang berasal dari pemegang saham lama Singapore Technologies Telemedia Pte Ltd (ST Telemedia) masih tetap menjabat.
"Kalau ada pergantian pemegang saham pasti akan ada perubahan manajemen tapi kalau akan ada perubahan maksimal 60 hari sebelumnya pemegang saham baru akan mengumumkan ke publik, padahal saat ini closing Qtel dan STT baru terjadi 26 Juni," ujarnya.
Indosat baru saja melakukan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 5 Juni 2008. Rapat dengan salah satu agenda perombakan komisaris itu, dilakukan satu hari sebelum terjadi transaksi pembelian saham Indosat oleh Qtel senilai US$ 1,8 miliar dari STT.
Pada RUPST Indosat 5 Juni 2008 ditetapkan susunan lengkap komisaris Indosat periode 2008-2012:
Komisaris Utama: Peter Seah Lim Huat (wakil STT)
Komisaris: Jarman, Rionald Silaban, Sio Tat Hiang, Sum Soon Lim, Sheikh Mohammed Bin Suhaim Hamad Al-Thani. Komisaris Independen: Lim Ah Doo, Setyanto P. Santosa, Soeprapto, George Thia.
Sedangkan susunan direksi Indosat saat ini adalah:
Direktur Utama: Johnny Swandi Sjam
Wakil Direktur Utama: Dr. Kaizad Bomi Heerjee
Direktur: Wahyu Wijayadi, Raymond Tan Kim Meng, Fadzri Sentosa, Syakieb A Sungkar, Wong Heang Tuck, Roy Kannan, Guntur S. Siboro.
(ir/qom)
"Indosat itu tercatat di Bursa New York, jadi kalau pergantian manajemen dalam waktu cepat itu tidak akan dilakukan. Itu tergantung pemegang saham tapi tidak dalam waktu cepat," kata Komisaris Indosat Setyanto P Santosa ketika dihubungi detikFinance, Selasa (17/6/2008).
Semula pergantian manajemen Indosat dikabarkan akan dilakukan pada 14 Juli 2008 karena saat itu Indosat menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).
Namun Setyanto memastikan agenda RUPSLB Indosat pada 14 Juli 2008 tidak akan mengganti manajemen. "Saya pastikan agendanya perubahan anggaran dasar untuk menyesuaikan dengan UU No 40 tahun 2007," katanya.
Setyanto tidak bisa memastikan sampai berapa lama manajemen Indosat saat ini akan dipertahankan oleh pemegang saham baru tersebut. Belum dirombaknya manajemen secara cepat itu, maka manajemen yang berasal dari pemegang saham lama Singapore Technologies Telemedia Pte Ltd (ST Telemedia) masih tetap menjabat.
"Kalau ada pergantian pemegang saham pasti akan ada perubahan manajemen tapi kalau akan ada perubahan maksimal 60 hari sebelumnya pemegang saham baru akan mengumumkan ke publik, padahal saat ini closing Qtel dan STT baru terjadi 26 Juni," ujarnya.
Indosat baru saja melakukan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 5 Juni 2008. Rapat dengan salah satu agenda perombakan komisaris itu, dilakukan satu hari sebelum terjadi transaksi pembelian saham Indosat oleh Qtel senilai US$ 1,8 miliar dari STT.
Pada RUPST Indosat 5 Juni 2008 ditetapkan susunan lengkap komisaris Indosat periode 2008-2012:
Komisaris Utama: Peter Seah Lim Huat (wakil STT)
Komisaris: Jarman, Rionald Silaban, Sio Tat Hiang, Sum Soon Lim, Sheikh Mohammed Bin Suhaim Hamad Al-Thani. Komisaris Independen: Lim Ah Doo, Setyanto P. Santosa, Soeprapto, George Thia.
Sedangkan susunan direksi Indosat saat ini adalah:
Direktur Utama: Johnny Swandi Sjam
Wakil Direktur Utama: Dr. Kaizad Bomi Heerjee
Direktur: Wahyu Wijayadi, Raymond Tan Kim Meng, Fadzri Sentosa, Syakieb A Sungkar, Wong Heang Tuck, Roy Kannan, Guntur S. Siboro.
(ir/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
