Ahmad Rochjadi si Dirjen Pendiam
Selasa, 17/06/2008 15:30 WIB
Ahmad Rochjadi (dnl)
Jakarta - Dirjen Anggaran Depkeu Ahmad Rochjadi meninggal dunia pada Selasa (17/6/2008) sekitar pukul 14.30 WIB. Achmad dikenal wartawan sebagai pribadi yang pendiam dan selalu 'tenggelam' dalam kesibukan mengurus APBN yang serba rumit.
Dibanding Dirjen-dirjen yang lain di lingkungan Depkeu, Dirjen Anggaran Ahmad Rochjadi tergolong orang yang lebih irit jika bicara.
Para wartawan yang sehari-hari meliput di lingkungan Depkeu pun seringkali kehabisan bahan pertanyaan jika mewawancara Ahmad.
Padahal di tangan Ahmad lah, urusan dana yang masuk dan keluar kas negara jadi tanggung jawabnya. Mulai dari urusan besar seperti APBN dan penerimaan migas, Bantuan Langsung Tunai (BLT), pembayaran gaji PNS menjadi salah satu makanan sehari-hari Ahmad.
Pria berkacamata ini menyelesaikan program S-2 nya di University of Illionis at Urbana Champaign, USA. Kemudian pada tahun 1990 ia menyelesaikan pendidikan terakhirnya di University of Illionis at Urbana Champaign, USA.
Sebelum menjabat sebagai Dirjen Anggaran, pria kelahiran Bandung, 56 tahun silam ini menjabat Direktur Jenderal Piutang dan Lelang Negara.
Ahmad Rochjadi menjabat sebagai Dirjen Anggaran mulai 2 Januari 2004 menggantikan Anshari Ritonga yang pensiun.
Dan ketika akhir-akhir ini polemik mengenai rangkap jabatan mengemuka, Ahmad termasuk salah satu yang ikut mengundurkan diri. Ahmad merangkap jabatan sebagai komisaris di Pertamina dan PT Taspen sejak tahun 2004.
Dengan alasan reformasi birokrasi, para dirjen di lingkungan Depkeu tak terkecuali Ahmad, memilih mundur dari jabatan komisaris BUMN.
"Kita semua ikut pak Darmin, pada akhirnya memang harus begitu," ujar Ahmad dengan singkat soal pelepasan rangkap jabatan itu.
Sebagai birokrat, Ahmad juga selalu 'setia' menemani Menkeu mengikuti rapat-rapat di DPR meski hingga larut malam. Rapat terakhir yang diikuti oleh Ahmad adalah pada Senin (16/6/2008) di Panitia Anggaran.
Tak banyak kata yang terucap dari Ahmad, layaknya hari biasa. Tak ada firasat apapun yang menjadi pertanda bahwa Dirjen yang pendiam itu akan meninggal dunia.
(ddn/qom)
Dibanding Dirjen-dirjen yang lain di lingkungan Depkeu, Dirjen Anggaran Ahmad Rochjadi tergolong orang yang lebih irit jika bicara.
Para wartawan yang sehari-hari meliput di lingkungan Depkeu pun seringkali kehabisan bahan pertanyaan jika mewawancara Ahmad.
Padahal di tangan Ahmad lah, urusan dana yang masuk dan keluar kas negara jadi tanggung jawabnya. Mulai dari urusan besar seperti APBN dan penerimaan migas, Bantuan Langsung Tunai (BLT), pembayaran gaji PNS menjadi salah satu makanan sehari-hari Ahmad.
Pria berkacamata ini menyelesaikan program S-2 nya di University of Illionis at Urbana Champaign, USA. Kemudian pada tahun 1990 ia menyelesaikan pendidikan terakhirnya di University of Illionis at Urbana Champaign, USA.
Sebelum menjabat sebagai Dirjen Anggaran, pria kelahiran Bandung, 56 tahun silam ini menjabat Direktur Jenderal Piutang dan Lelang Negara.
Ahmad Rochjadi menjabat sebagai Dirjen Anggaran mulai 2 Januari 2004 menggantikan Anshari Ritonga yang pensiun.
Dan ketika akhir-akhir ini polemik mengenai rangkap jabatan mengemuka, Ahmad termasuk salah satu yang ikut mengundurkan diri. Ahmad merangkap jabatan sebagai komisaris di Pertamina dan PT Taspen sejak tahun 2004.
Dengan alasan reformasi birokrasi, para dirjen di lingkungan Depkeu tak terkecuali Ahmad, memilih mundur dari jabatan komisaris BUMN.
"Kita semua ikut pak Darmin, pada akhirnya memang harus begitu," ujar Ahmad dengan singkat soal pelepasan rangkap jabatan itu.
Sebagai birokrat, Ahmad juga selalu 'setia' menemani Menkeu mengikuti rapat-rapat di DPR meski hingga larut malam. Rapat terakhir yang diikuti oleh Ahmad adalah pada Senin (16/6/2008) di Panitia Anggaran.
Tak banyak kata yang terucap dari Ahmad, layaknya hari biasa. Tak ada firasat apapun yang menjadi pertanda bahwa Dirjen yang pendiam itu akan meninggal dunia.
(ddn/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
