Bapepam Segera Rilis Aturan Baru Tender Offer
Kamis, 19/06/2008 14:43 WIB
Gedung Bapepam (dok Bapepam)
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) akan segera mengumumkan aturan baru penawaran tender atau tender offer dalam 1-2 hari ini. Revisi aturan tender offer ini diterbitkan agar saham-saham likuid tidak hilang di pasar. Saat ini, perusahaan atau pihak yang membeli minimal 25% saham perusahaan tercatat diwajibkan melakukan tender offer sisa saham di publik. Namun dengan aturan baru ini kemungkinan Bapepam akan mengatur jumlah saham yang bisa diambil dalam tender offer yang selama ini tidak dibatasi.
"Kalau gak hari ini besok. Nanti sajalah kalau saya kasih tahu sekarang jadi nggak seru dan nggak surprise," kata Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany di kompleks gedung Danaphala, Jakarta, Kamis (19/6/2008).
Dengan keluarnya revisi baru ini, menurut Fuad maka semua pihak yang akan melakukan tender offer dalam waktu dekat harus mengikuti aturan ini.
"Nanti semua ikut apa adanya menuruti aturan baru tentang tender offer," kata Fuad.
Diakui Fuad, aturan tender offer yang lama telah membuat pasar saham tidak likud karena hilangnya saham-saham bagus di pasar sekunder.
"Jadi kan kita tugasnya kembangkan market. Tapi kok aturannya tidak mendukung maka itu kita revisi. Meskipun ada pihak-pihak yang dirugikan nantinya," katanya.
Selama ini lanjut Fuad, ada yang mengatakan tender offer itu untuk melindungi pemegang saham minoritas. Tapi sebenarnya banyak cara untuk melindunginya.
"Kalau mereka mau go private ya mereka go private mengambil sahamnya lewat pasar dong, sehingga bersaing harganya. Kita gak mau mereka go private lewat tender offer. Kita nggak mau tender offer itu menghabiskan saham di market," tegas Fuad.
Dua emiten yang akan melakukan tender offer dalam waktu dekat rencananya adalah saham Indosat oleh pembeli barunya Qatar Telecom dan Ades oleh pemilik saham barunya Sofos.
(ir/qom)
"Kalau gak hari ini besok. Nanti sajalah kalau saya kasih tahu sekarang jadi nggak seru dan nggak surprise," kata Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany di kompleks gedung Danaphala, Jakarta, Kamis (19/6/2008).
Dengan keluarnya revisi baru ini, menurut Fuad maka semua pihak yang akan melakukan tender offer dalam waktu dekat harus mengikuti aturan ini.
"Nanti semua ikut apa adanya menuruti aturan baru tentang tender offer," kata Fuad.
Diakui Fuad, aturan tender offer yang lama telah membuat pasar saham tidak likud karena hilangnya saham-saham bagus di pasar sekunder.
"Jadi kan kita tugasnya kembangkan market. Tapi kok aturannya tidak mendukung maka itu kita revisi. Meskipun ada pihak-pihak yang dirugikan nantinya," katanya.
Selama ini lanjut Fuad, ada yang mengatakan tender offer itu untuk melindungi pemegang saham minoritas. Tapi sebenarnya banyak cara untuk melindunginya.
"Kalau mereka mau go private ya mereka go private mengambil sahamnya lewat pasar dong, sehingga bersaing harganya. Kita gak mau mereka go private lewat tender offer. Kita nggak mau tender offer itu menghabiskan saham di market," tegas Fuad.
Dua emiten yang akan melakukan tender offer dalam waktu dekat rencananya adalah saham Indosat oleh pembeli barunya Qatar Telecom dan Ades oleh pemilik saham barunya Sofos.
(ir/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
Kamis, 24/05/2012 10:02 WIB
Saham Facebook Naik, Tapi Masih di Bawah Harga IPO
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
