detikfinance

IHSG Kehilangan 9 Poin

Irna Gustia - detikfinance
Senin, 23/06/2008 16:10 WIB
Bursa Efek Indonesia (dro)
Jakarta - Pelemahan bursa regional ikut menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) negatif. Saham Indosat dan perbankan memberikan tekanan yang dalam kepada IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham Senin (23/6/2008) IHSG turun 9,032 poin (0,38%) menjadi 2.362,744.

Pelemahan IHSG mengikuti bursa kawasan sore ini seperti Hang Seng turun 0,13%, Seoul turun 0,89%, Nikkei turun 0,61%, Shanghai turun 2,52%, STI Singapura turun 0,66% yang mengikuti pelemahan di Wall Street akhir pekan lalu.

Indeks LQ-45 turun 1,587 poin (0,32%) menjadi 499,347 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,682 poin (0,38%) menjadi 441,545.

Pelaku pasar mengantisipasi jauh-jauh hari angka inflasi Juni yang diprediksi mengalami peningkatan signifikan pasca kenaikan BBM 24 Mei lalu.

Sidang the Fed yang akan berlangsung 24-25 Juni juga mulai diantisipasi karena akan menentukan kemana arah suku bunga Fed dan imbasnya ke suku bunga Indonesia.

Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 45.137 kali, dengan volume 2,848 miliar saham, senilai Rp 4,695 triliun. Sebanyak 52 saham naik, 136 saham turun dan 61 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Indosat (ISAT) turun Rp 100 menjadi Rp 6.000, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 175 menjadi Rp 4.725, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 125 menjadi Rp 2.350, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 50 menjadi Rp 2.625 dan Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 19.450.

Sedangkan saham-saham yang masih bisa naik harganya antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 550 menjadi Rp 30.250, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 8.500 dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 350 menjadi Rp 14.000.



(ir/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.