Hatta Bantah Mennegkop Mundur
Kamis, 26/06/2008 14:36 WIB
Suryadharma Ali (dok)
Jakarta - Mensesneg Hatta Rajasa membantah bahwa Menneg Koperasi dan UKM Suryadharma Ali akan mundur dari kabinet. Ia sudah minta klarifikasi pada yang bersangkutan secara langsung.
"Saya kemarin bicara dengan Suryadharma Ali, bukan begitu maksudnya. Bukan mau mundur," jawab Hatta pada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (26/6/2008).
Sayangnya Mensesneg tidak bersedia beri penjelasan lebih lanjut hasil klarifikasinya ke menkop UKM. "Ya nggak begitulah (ancam mundur)," ujarnya singkat.
Suryadharma Ali dalam rapat dengan komisi IV DPR RI, Rabu (25/6/2008) sebelumnya mengutarakan rencananya untuk mundur dari jabatannya jika program-program yang telah ditunggu masyarakat, misalnya dana bergulir UKM tidak bisa segera terealisasi.
Hal ini disebabkan anggaran Kementerian yang dipimpinnya masih macet hingga 42 persen atau sekitar Rp 437 miliar di Departemen Keuangan.
"Posisi saya selaku menteri itu kan setuju atau tidak setuju akan kebijakan seperti itu. Kalau tidak setuju ya saya harus mundur atau saya mempersatukan dulu persepsi. Kalau persepsi masih tidak bersatu artinya kan berbeda, tinggal saya mau terima atau tidak," tegas Suryadharma kemarin.
(lh/qom)
"Saya kemarin bicara dengan Suryadharma Ali, bukan begitu maksudnya. Bukan mau mundur," jawab Hatta pada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (26/6/2008).
Sayangnya Mensesneg tidak bersedia beri penjelasan lebih lanjut hasil klarifikasinya ke menkop UKM. "Ya nggak begitulah (ancam mundur)," ujarnya singkat.
Suryadharma Ali dalam rapat dengan komisi IV DPR RI, Rabu (25/6/2008) sebelumnya mengutarakan rencananya untuk mundur dari jabatannya jika program-program yang telah ditunggu masyarakat, misalnya dana bergulir UKM tidak bisa segera terealisasi.
Hal ini disebabkan anggaran Kementerian yang dipimpinnya masih macet hingga 42 persen atau sekitar Rp 437 miliar di Departemen Keuangan.
"Posisi saya selaku menteri itu kan setuju atau tidak setuju akan kebijakan seperti itu. Kalau tidak setuju ya saya harus mundur atau saya mempersatukan dulu persepsi. Kalau persepsi masih tidak bersatu artinya kan berbeda, tinggal saya mau terima atau tidak," tegas Suryadharma kemarin.
(lh/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
