Perbankan Malaysia Didorong Ekspansi ke Indonesia
Rabu, 02/07/2008 15:30 WIB
Bank Asal Malaysia (Maybank)
Jakarta - Bank sentral Malaysia mendorong perbankan lokalnya untuk melakukan ekspansi ke pasar regional ASEAN termasuk di Indonesia. Malaysia juga merangkul beberapa bank lokal di Indonesia untuk membuka cabang di negeri jiran.
Demikian dikatakan oleh Deputi Gubernur Bank Negara Malaysia (bank sentral Malaysia) Dato' Mohd Razif Abd Kadir dalam acara seminar Reits dan Sukuk, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (2/7/2008).
"Kita memang sedang menggalakkan bank-bank kita yang besar go regional memang kita galakkan. Kita juga sedang menggalakkan bank-bank di Indonesia yang mantap," ungkapnya.
Dimata negara Timur Tengah dan ASEAN, pasar Indonesia cukup bagus sehingga potensi pasar yang bagus tersebut harus bisa raih oleh kalangan investor termasuk dari Malaysia.
Meski mendorong bank Malaysia melakukan ekspansi, ada risiko yang akan dihadapi oleh perbankan asal Malaysia untuk berinvestasi di Indonesia seperti potensi tingginya inflasi. Ia mengatakan bahwa investor bank asal Malaysia diberikan kebebasan untuk menentukan sikap dalam menjalankan
bisnisnya.
"Dari segi operasi mereka bebas, itu terserah dari mereka seperti soal risk management, capital dalam keadaan cukup, mengenai negara mana yang cocok itu terserah kepada mereka, kita tidak campur tangan," jelasnya.
Ia juga mencontohkan upaya yang dilakukan oleh Maybank untuk melakukan akuisisi bank lokal di Indonesia, sepenuhnya diserahkan kepada pihak Maybank.
"Maybank mereka mau membesarkan operasi melalui take offer. Laporan Maybank mengenai akusisi selain BII, itu belum bisa kita siarkan, kita enggak boleh memberi maklumat soal bank-bank, harus tanya bank itu sendiri," kilahnya beralasan.
Ia menambahkan bahwa sekarang kondisi perbankan di Malaysia relatif stabil dengan potensi perbankan yang cukup kuat karena ditopang oleh bank-bank besar.
"NPL di Malaysia 3%, sekarang hanya ada 9 bank domestik di Malaysia dulu sebelum krisis ada 70 lebih, yang mantap ada 9, dulu memang kecil-kecil sekarang sudah tidak ada," jelasnya.
(hen/ir)
Demikian dikatakan oleh Deputi Gubernur Bank Negara Malaysia (bank sentral Malaysia) Dato' Mohd Razif Abd Kadir dalam acara seminar Reits dan Sukuk, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (2/7/2008).
"Kita memang sedang menggalakkan bank-bank kita yang besar go regional memang kita galakkan. Kita juga sedang menggalakkan bank-bank di Indonesia yang mantap," ungkapnya.
Dimata negara Timur Tengah dan ASEAN, pasar Indonesia cukup bagus sehingga potensi pasar yang bagus tersebut harus bisa raih oleh kalangan investor termasuk dari Malaysia.
Meski mendorong bank Malaysia melakukan ekspansi, ada risiko yang akan dihadapi oleh perbankan asal Malaysia untuk berinvestasi di Indonesia seperti potensi tingginya inflasi. Ia mengatakan bahwa investor bank asal Malaysia diberikan kebebasan untuk menentukan sikap dalam menjalankan
bisnisnya.
"Dari segi operasi mereka bebas, itu terserah dari mereka seperti soal risk management, capital dalam keadaan cukup, mengenai negara mana yang cocok itu terserah kepada mereka, kita tidak campur tangan," jelasnya.
Ia juga mencontohkan upaya yang dilakukan oleh Maybank untuk melakukan akuisisi bank lokal di Indonesia, sepenuhnya diserahkan kepada pihak Maybank.
"Maybank mereka mau membesarkan operasi melalui take offer. Laporan Maybank mengenai akusisi selain BII, itu belum bisa kita siarkan, kita enggak boleh memberi maklumat soal bank-bank, harus tanya bank itu sendiri," kilahnya beralasan.
Ia menambahkan bahwa sekarang kondisi perbankan di Malaysia relatif stabil dengan potensi perbankan yang cukup kuat karena ditopang oleh bank-bank besar.
"NPL di Malaysia 3%, sekarang hanya ada 9 bank domestik di Malaysia dulu sebelum krisis ada 70 lebih, yang mantap ada 9, dulu memang kecil-kecil sekarang sudah tidak ada," jelasnya.
(hen/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
