Untuk Pertama Kali
RI Ikuti Pertemuan G8 Plus
Rabu, 02/07/2008 15:58 WIB
Foto: Anung/Setpres
Palembang - Untuk pertama kalinya, Indonesia akan mengikuti pertemuan negara-negara kaya yang tergabung dalam G8 Plus. Indonesia sudah mengirim surat agar ada pembicaraan serius tentang perkembangan harga energi dan pangan.
Hal tersebut disampaikan Presiden SBY dalam keterangan persnya di Bandar Udara Internasional Mahmud Badaruddin II, Palembang, Rabu (2/7/2008).
"Insya Allah minggu depan saya pertama kali dalam sejarah akan hadir dalam pertemuan G8 plus 8 di Jepang. Negara-negara ekonomi terbesar dan besar dunia akan berkumpul. Alhamdulillah, Indonesia diikutkan di situ untuk membahas masalah ini," jelas Presiden.
"Dan saya sudah mengirim surat kepada Perdana Menteri Jepang Fukuda sebagai tuan rumah, saya ingin agar pembicaraan yang sangat serius untuk mengatasi masalah energi dan pangan ini," imbuhnya.
Terkait lonjakan harga minyak dunia, presiden berpendapat bahwa negara-negara prodysen besar tak hanya OPEC tapi juga Rusia dan lainnya duduk bersama dengan negara-negara konsumen minyak yang juga besar seperti Amerika Serikat sendiri, Cina, India.
"Kalau emerging economies juga dianggap mengkonsumsi minyak besar termasuk Indonesia, itupun kita siap bersama-sama untuk duduk bersama dan perusahaan-perusahaan multi nasional yang bergerak di bidang minyak, duduk bersama hitung-hitungan," ujar presiden.
Menurut presiden, masalah produksi yang kurang atau berlebih semestinya jangan disalahkan. Yang menjadi sumber masalah, lanjut presiden, adalah tidak cocoknya masalah permintaan dan penawaran, antara produksi dan konsumsi.
"Duduk bersama, dihitung apa yang bisa dilakukan dan sampai sejauhmana produksi minyak ditingkatkan sekarang ini. Kalau tidak mampu lagi, sampai sejauhmana konsumsinya diturunkan. Hanya dengan cara itu kita bisa menahan untuk tidak meroket terus harga minyak di tingkat dunia ini," imbuhnya
"Saya akan sampaikan pandangan ini minggu depan di Jepang. Dengan demikian lebih konkret, lebih konklusif, lebih bisa diterima masyarakt dunia. Itu menyangkut minyak," pungkasnya.
(qom/ddn)
Hal tersebut disampaikan Presiden SBY dalam keterangan persnya di Bandar Udara Internasional Mahmud Badaruddin II, Palembang, Rabu (2/7/2008).
"Insya Allah minggu depan saya pertama kali dalam sejarah akan hadir dalam pertemuan G8 plus 8 di Jepang. Negara-negara ekonomi terbesar dan besar dunia akan berkumpul. Alhamdulillah, Indonesia diikutkan di situ untuk membahas masalah ini," jelas Presiden.
"Dan saya sudah mengirim surat kepada Perdana Menteri Jepang Fukuda sebagai tuan rumah, saya ingin agar pembicaraan yang sangat serius untuk mengatasi masalah energi dan pangan ini," imbuhnya.
Terkait lonjakan harga minyak dunia, presiden berpendapat bahwa negara-negara prodysen besar tak hanya OPEC tapi juga Rusia dan lainnya duduk bersama dengan negara-negara konsumen minyak yang juga besar seperti Amerika Serikat sendiri, Cina, India.
"Kalau emerging economies juga dianggap mengkonsumsi minyak besar termasuk Indonesia, itupun kita siap bersama-sama untuk duduk bersama dan perusahaan-perusahaan multi nasional yang bergerak di bidang minyak, duduk bersama hitung-hitungan," ujar presiden.
Menurut presiden, masalah produksi yang kurang atau berlebih semestinya jangan disalahkan. Yang menjadi sumber masalah, lanjut presiden, adalah tidak cocoknya masalah permintaan dan penawaran, antara produksi dan konsumsi.
"Duduk bersama, dihitung apa yang bisa dilakukan dan sampai sejauhmana produksi minyak ditingkatkan sekarang ini. Kalau tidak mampu lagi, sampai sejauhmana konsumsinya diturunkan. Hanya dengan cara itu kita bisa menahan untuk tidak meroket terus harga minyak di tingkat dunia ini," imbuhnya
"Saya akan sampaikan pandangan ini minggu depan di Jepang. Dengan demikian lebih konkret, lebih konklusif, lebih bisa diterima masyarakt dunia. Itu menyangkut minyak," pungkasnya.
(qom/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Jakarta Setiabudi Bagi-bagi Dividen Rp 10 per Lembar
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
