Berita Lain
-
Selasa, 22/05/2012 19:11 WIB
Produk Impor di Rak-rak Toko Ritel akan Dibatasi -
Selasa, 22/05/2012 18:28 WIB
Agus Marto: Banyak Perusahaan Tambang Tak Benar Bayar Pajak -
Selasa, 22/05/2012 17:59 WIB
Punya Kos-kosan 100 Kamar di Depok Wajib Punya IPAL -
Selasa, 22/05/2012 15:16 WIB
Indomaret, Alfamart & 7-Eleven Tak akan 'Bunuh' Pasar Tradisional -
Selasa, 22/05/2012 14:52 WIB
Tekor Rp 7,5 Triliun, Produsen Chip Jepang PHK 6.000 Karyawan -
Selasa, 22/05/2012 13:43 WIB
Anggota DPR: Waspada Utang RI Terus Meningkat!
Indeks Berita
Rumor Saham
Sumitomo Minati INCO, Target Rp 4000?
Salah satu pelaku pasar mengatakan bahwa Sumitomo Corp dari Jepang akan menambah kepemilikan dalam PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Kabar yang....
3 Komentar | Balas Tanggapan
3 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
Setidaknya ada tiga hal penghalang utama seseorang untuk memulai usaha, yaitu terlalu banyak rencana, menunggu moment yang pas dan takut menghadapi risiko bisnis.
Sosok Dan Peristiwa
Pengalaman Pertama Hatta Rajasa Makan Daging Kuda
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali mencicipi kuliner khas Asia Tengah yakni daging kuda. "Rasanya gimana gitu," kata Hatta.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,790.000
-
Rp 471.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Selasa, 22/05/2012 14:44 WIB
Dahlan Iskan Menegaskan Tak Akan Beri Modal ke Merpati
Posted by: kaptenDF
Sabtu, 05/07/2008 13:54 WIB
Lawan Dominasi Mal, Pedagang Tradisional Buka Plasa FOPPI
Indro Bagus SU - detikFinance
Pembukaan Plasa FOPPI (dro)
"Peluncuran Plasa FOPPI sekaligus memberikan pernyataan bahwa pedagang tradisional bisa bersatu untuk melawan serangan mal-mal besar," ujar Presiden FOPPI, Sujianto, usai peresmian Plasa FOPPI di Jl Hasanudin, Blok M, Jakarta, Sabtu (5/7/2008).
Plasa FOPPI merupakan wadah bagi pedagang-pedagang tradisional di wilayah Blok M, yang dulunya digusur karena di wilayah tempat mereka berdagang akan didirikan pasar modern alias mal besar.
"Jadi yang berdagang disini diutamakan pedagang tradisional yang dulu tergusur," jelas Sujianto.
Plasa FOPPI terletak tidak jauh dari terminal Blok M, sekitar 100-200 meter. "Selain dekat dengan terminal, letak Plasa FOPPI yang dekat dengan Pasaraya juga bertujuan untuk menunjukkan bahwa kami bisa berdiri," ujar Sujianto.
Sujianto mengatakan, konsep Plasa FOPPI didirikan atas ide bersama anggota organisasi. Kepemilikan Plasa FOPPI dipegang bersama-sama.
"Jadi pendanaan untuk mendirikan Plasa FOPPI murni berasal dari anggota dan pihak-pihak yang simpatik. Sejauh ini kami tidak mendapatkan bantuan dana dari pemerintah," tegas Sujianto.
Namun, ia mengatakan FOPPI tetap terbuka dengan uluran dari pemerintah. "Seandainya tidak pun, kami juga tetap bisa mendirikan Plasa-Plasa seperti ini secara swadaya," ujar Sujianto.
Sejauh ini, wadah bagi pedagang tradisional anggota FOPPI baru berdiri sebanyak dua unit di Indonesia. Sebelum Plasa FOPPI, mereka telah mendirikan wadah bagi pedagang yang tergusur dari daerah Barito di Marga Guna, Pondok Indah.
"Ke depan tentunya kami akan terus mendirikan wadah-wadah seperti ini sesuai permintaan anggota. Target kami tiap tahunnya mendirikan sekitar 5 sampai 10 pasar tandingan seperti ini," ungkap Sujianto.
Saat ini anggota FOPPI sudah terkonsolidasi di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama di Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi dan Papua.
"Sekitar 60% pasar tradisional di Indonesia sudah terkonsolidasi dalam FOPPI," ungkap Sujianto. (dro/ir)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar
Berita Terpopuler
-
Selasa, 22/05/2012 19:26 WIB
Waralaba yang Asli akan Memiliki Logo Khusus -
Selasa, 22/05/2012 19:26 WIB
BBM di Kalimantan Langka, DPRD Dukung Blokir Pengiriman Batubara -
Selasa, 22/05/2012 20:12 WIB
Wakil Menteri dan Pejabat Kemenkeu Dapat Jatah Komisaris PGN -
Selasa, 22/05/2012 19:17 WIB
PGN Bagi Dividen Total Rp 3,2 Triliun -
Selasa, 22/05/2012 18:26 WIB
Kalimantan Minta Tambah Kuota BBM, Dirjen Migas: Tak Bisa, Jangan Egois!
Komentar Terpopuler
-
Selasa, 22/05/2012 - 11:59
PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7% -
Senin, 21/05/2012 - 13:58
Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif -
Selasa, 22/05/2012 - 16:07
Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik -
Selasa, 22/05/2012 - 16:45
Duh, Gaji PNS Cuma Naik 7% di 2013 -
Selasa, 22/05/2012 - 15:53
Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com







Sending your message
.gif)



