Rizal Ramli: Pemerintah Ini Sudah Harus Tutup Buku
Senin, 07/07/2008 15:49 WIB
Rizal Ramli (dro)
Solo - Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli kembali mengkritik pemerintahan SBY. Menurutnya, pemerintahan SBY sudah seharusnya tutup buku karena hanya bisa merealisasikan 10% target.
Menurut Rizal, banyak target yang diumumkan di awal pemerintahan SBY tidak tercapai. Diantaranya pembangunan pembangkit listrik 10 ribu mw, pembangunan jalan tol trans Jawa 1.300 km dari Banten hingga Banyuwangi. Setelah 4 tahun, kurang dari 10 persen jalan tol yang terealisasi, demikian juga target pembangkit listrik.
"Ini pemerintahan yang sudah kadaluwarsa. Pemerintahan yang memang tidak bisa bekerja. Bisanya hanya pidato, nyanyi-nyanyi dan retorika, tapi tidak mampu menyelesaikan masalah konkret dan riil dalam ekonomi kita. Pemerintahan ini sudah harus tutup buku," ujarnya kepada wartawan di Solo, Senin (7/7/2008).
Dalam pengadaan energi listrik, Rizal menilai Pemerintah menyulitkan rakyat maupun kalangan industri. Pemerintah menerapkan kebijakan menaikkan tarif dan rencananya terus akan dilakukan namun di saat bersamaan energi listrik semakin sulit keberadaanya. Bahkan diberlakukan pemadaman bergilir.
Sebetulnya, menurut Rizal, Pemerintah masih bisa menempuh langkah diversifikasi sumber energi. Program ini dinilainya masih memungkinkan penghematan energi dengan lebih efektif. Namun lagi-lagi dia menilai, semua yang dilakukan Pemerintah hanya retorika dan tidak secara serius melakukannya.
"Ini pemerintahan banyak retorika, kerjanya payah, makin lama di segala sektor jadi ekonomi ngantre. Kalau dulu ada rezim Orba dan rezim Orla, sekarang ini rezim ngantre. Untuk mendapatkan apa saja harus ngantre. Untuk dapat listrik harus ngantre, dapat gas harus ngantre, minyak tanah harus ngantre dan sebagainya. Ini menunjukkan Indonesia butuh perubahan," tegas mantan komisarus utama Semen Gresik yang baru saja dicopot ini.
(mbr/qom)
Menurut Rizal, banyak target yang diumumkan di awal pemerintahan SBY tidak tercapai. Diantaranya pembangunan pembangkit listrik 10 ribu mw, pembangunan jalan tol trans Jawa 1.300 km dari Banten hingga Banyuwangi. Setelah 4 tahun, kurang dari 10 persen jalan tol yang terealisasi, demikian juga target pembangkit listrik.
"Ini pemerintahan yang sudah kadaluwarsa. Pemerintahan yang memang tidak bisa bekerja. Bisanya hanya pidato, nyanyi-nyanyi dan retorika, tapi tidak mampu menyelesaikan masalah konkret dan riil dalam ekonomi kita. Pemerintahan ini sudah harus tutup buku," ujarnya kepada wartawan di Solo, Senin (7/7/2008).
Dalam pengadaan energi listrik, Rizal menilai Pemerintah menyulitkan rakyat maupun kalangan industri. Pemerintah menerapkan kebijakan menaikkan tarif dan rencananya terus akan dilakukan namun di saat bersamaan energi listrik semakin sulit keberadaanya. Bahkan diberlakukan pemadaman bergilir.
Sebetulnya, menurut Rizal, Pemerintah masih bisa menempuh langkah diversifikasi sumber energi. Program ini dinilainya masih memungkinkan penghematan energi dengan lebih efektif. Namun lagi-lagi dia menilai, semua yang dilakukan Pemerintah hanya retorika dan tidak secara serius melakukannya.
"Ini pemerintahan banyak retorika, kerjanya payah, makin lama di segala sektor jadi ekonomi ngantre. Kalau dulu ada rezim Orba dan rezim Orla, sekarang ini rezim ngantre. Untuk mendapatkan apa saja harus ngantre. Untuk dapat listrik harus ngantre, dapat gas harus ngantre, minyak tanah harus ngantre dan sebagainya. Ini menunjukkan Indonesia butuh perubahan," tegas mantan komisarus utama Semen Gresik yang baru saja dicopot ini.
(mbr/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 14:26 WIB
Susah Bebaskan Lahan, Investor Tol Kirim Surat ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
