Iran dan Dolar AS Dinginkan Harga Minyak
Selasa, 08/07/2008 07:45 WIB
Kilang Minyak (istimewa)
New York - Harga minyak dunia mengalami penurunan yang tajam pada perdagangan Senin 7 Juli 2008, setelah menguatnya mata uang dolar AS dan sikap kooperatif Iran terhadap program nuklirnya.
Harga minyak di New York jenis light sweet untuk pengiriman Agustus turun US$ 3,92 menjadi US$ 141,37 per barel. Dalam intraday penurunan harga minyak di New York sempat melemah hingga US$ 5 lebih.
Sedangkan harga minyak di London jenis Brent North Sea juga turun US$ 2,55 menjadi US$ 141,87 per barel. Sebelumnya harga minyak tertinggi pecah pada level US$ 146,69 per barel pada Kamis pekan lalu (4/7/2008). Pasar minyak pada hari Jumat (4/7/2008) tutup karena libur Independence Day di AS.
Harga minyak mulai mendingin setelah Iran menyatakan bersedia melakukan negosiasi untuk program nuklirnya yang merupakan pernyataan pertamanya sejak mendapatkan tekanan internasional.
Perwakilan negara-negara Uni Eropa, Javier Solana berharap pertemuan dengan Iran bisa dilakukan bulan ini untuk menegosiasikan program nuklirnya.
"Setelah ada kabar Iran bersedia berkompromi soal pengembangan nuklirnya, harga minyak akhirnya sedikit turun," kata analis John Hall di London seperti dilansir dari AFP, Selasa (8/7/2008).
Iran merupakan produsen minyak terbesar keempat dunia. Negara itu sedang mengembangkan proyek nuklir untuk keperluan listrik, namun negara-negara barat menuding proyek tersebut untuk senjata nuklir. Iran akhirnya mengumumkan akan menghentikan sementara proyek pengayaan uranium.
Sementara penguatan dolar AS juga ikut menekan harga minyak dunia. Dolar AS menguat terhadap mata uang euro dan yen setelah Presiden AS George W. Bush berbicara di depan forum Group of Eight (G8) di Jepang. Bush mengatakan pihaknya akan berupaya mendukung penguatan dolar AS.
"Penguatan greenback (dolar AS) membantu menurunkan harga minyak," kata analis dari Sucden, Andrey Kryuchenkov.
(ir/ir)
Harga minyak di New York jenis light sweet untuk pengiriman Agustus turun US$ 3,92 menjadi US$ 141,37 per barel. Dalam intraday penurunan harga minyak di New York sempat melemah hingga US$ 5 lebih.
Sedangkan harga minyak di London jenis Brent North Sea juga turun US$ 2,55 menjadi US$ 141,87 per barel. Sebelumnya harga minyak tertinggi pecah pada level US$ 146,69 per barel pada Kamis pekan lalu (4/7/2008). Pasar minyak pada hari Jumat (4/7/2008) tutup karena libur Independence Day di AS.
Harga minyak mulai mendingin setelah Iran menyatakan bersedia melakukan negosiasi untuk program nuklirnya yang merupakan pernyataan pertamanya sejak mendapatkan tekanan internasional.
Perwakilan negara-negara Uni Eropa, Javier Solana berharap pertemuan dengan Iran bisa dilakukan bulan ini untuk menegosiasikan program nuklirnya.
"Setelah ada kabar Iran bersedia berkompromi soal pengembangan nuklirnya, harga minyak akhirnya sedikit turun," kata analis John Hall di London seperti dilansir dari AFP, Selasa (8/7/2008).
Iran merupakan produsen minyak terbesar keempat dunia. Negara itu sedang mengembangkan proyek nuklir untuk keperluan listrik, namun negara-negara barat menuding proyek tersebut untuk senjata nuklir. Iran akhirnya mengumumkan akan menghentikan sementara proyek pengayaan uranium.
Sementara penguatan dolar AS juga ikut menekan harga minyak dunia. Dolar AS menguat terhadap mata uang euro dan yen setelah Presiden AS George W. Bush berbicara di depan forum Group of Eight (G8) di Jepang. Bush mengatakan pihaknya akan berupaya mendukung penguatan dolar AS.
"Penguatan greenback (dolar AS) membantu menurunkan harga minyak," kata analis dari Sucden, Andrey Kryuchenkov.
(ir/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 14:26 WIB
Susah Bebaskan Lahan, Investor Tol Kirim Surat ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
