Dirjen Bea Cukai: Ada Yang Nggak Happy Diperiksa
Selasa, 08/07/2008 18:43 WIB
Foto: Dadan Kuswarahaja
Jakarta - Sejumlah pihak ditengarai tak suka dengan pemeriksaan yang dilakukan Bea Cukai. Mereka pun mengembuskan berbagai isu yang tidak bertanggung jawab.
Salah satunya adalah mengenai tertahannya 5.000 kontainer akibat lambatnya pelayanan bea cukai setelah adanya pemeriksaan KPK beberapa waktu lalu.
"Menurut saya itu (pelayanan) sudah normal," ujar Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi di Gedung Djuanda Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (8/7/2008).
Jadi isu 5.000 kontainer tertahan tidak benar? "Ya nggak. Jadi menurut saya ada beberapa pihak yang nggak happy diperiksa saja," tegasnya.
Meski semua layanan berjalan normal, namun menurut Anwar memang ada masalah pro kontra. "Ada teman-teman yang mau kembali ke masa lalu dengan mengembuskan isu-isu," ungkapnya.
Isu apa? "Pengennya cepat, nggak diperiksa. Kalau kita periksa dengan benar, nanti malah dikira lama. Gimana sih ya, republik ini?" ketusnya heran.
Anwar membantah pelayanan bea cukai melambat setelah pemeriksaan KPK. Ia menegaskan, waktu pemrosesan dokumen secara normal memang berbeda-beda tergantung jenis barangnya.
"Kalau barangnya macam-macam ya lama. Tapi kalau barangnya sejenis itu cepat. Kalau prioritas juga sesuai jadwal. Jadi sangat tergantung barangnya, jangan digeneralisir," katanya.
Sehingga kalaupun kini ada kontainer yang tertahan, menurut Anwar hal itu memang sesuai dengan proses di bea cukai.
"Kalaupun ada, itu bukan tertahan. Ada yang belum diambil sesudah prosesnya di bea cukai. Hal seperti itu ada," tambah Anwar seraya meminta wartawan untuk ikut membantu meredam berbagai isu tersebut.
(qom/ddn)
Salah satunya adalah mengenai tertahannya 5.000 kontainer akibat lambatnya pelayanan bea cukai setelah adanya pemeriksaan KPK beberapa waktu lalu.
"Menurut saya itu (pelayanan) sudah normal," ujar Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi di Gedung Djuanda Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (8/7/2008).
Jadi isu 5.000 kontainer tertahan tidak benar? "Ya nggak. Jadi menurut saya ada beberapa pihak yang nggak happy diperiksa saja," tegasnya.
Meski semua layanan berjalan normal, namun menurut Anwar memang ada masalah pro kontra. "Ada teman-teman yang mau kembali ke masa lalu dengan mengembuskan isu-isu," ungkapnya.
Isu apa? "Pengennya cepat, nggak diperiksa. Kalau kita periksa dengan benar, nanti malah dikira lama. Gimana sih ya, republik ini?" ketusnya heran.
Anwar membantah pelayanan bea cukai melambat setelah pemeriksaan KPK. Ia menegaskan, waktu pemrosesan dokumen secara normal memang berbeda-beda tergantung jenis barangnya.
"Kalau barangnya macam-macam ya lama. Tapi kalau barangnya sejenis itu cepat. Kalau prioritas juga sesuai jadwal. Jadi sangat tergantung barangnya, jangan digeneralisir," katanya.
Sehingga kalaupun kini ada kontainer yang tertahan, menurut Anwar hal itu memang sesuai dengan proses di bea cukai.
"Kalaupun ada, itu bukan tertahan. Ada yang belum diambil sesudah prosesnya di bea cukai. Hal seperti itu ada," tambah Anwar seraya meminta wartawan untuk ikut membantu meredam berbagai isu tersebut.
(qom/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 14:26 WIB
Susah Bebaskan Lahan, Investor Tol Kirim Surat ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
