detikfinance

Investasi Blok Masela US$ 19,7 M

Alih Istik Wahyuni - detikfinance
Selasa, 08/07/2008 19:13 WIB
Jakarta - Inpex mengajukan investasi sebesar US$ 19,7 miliar untuk pengembangan lapangan Masela di Laut Timor. Nilai investasi yang sangat besar ini akan digunakan untuk mengembangkan gas di lapangan Masela yang diperkirakan mencapai hampir 10 TCF.

Menurut Deputi Perencanaan BP Migas Achmad Luthfi, dana sebesar US$ 19,7 miliar itu terdiri dari US$ 13,2 miliar investasi kapital dan US$ 6,5 miliar iinvestasi non kapital.

"Itu yang mereka ajukan dalam PoD-nya, tapi belum ada keputusan berapa yang akan disetujui," ujarnya dalam keterangan pers di kantor BP Migas, Gedung Patra Jasa, Jakarta, Selasa (8/7/2008).

Karena nilai investasi dan cadangan gas yang sangat besar, BP Migas membentuk tim khusus untuk mengevaluasi PoD Inpex ini.

"Kita membentuk tim integrasi untuk mengevaluasi. Hasilnya kita harapkan segera keluar," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Inpex memiliki 3 opsi untuk pengembangan gas di lapangan yang terletak di tengah lauatan itu.

Pertama, membawa gas dengan pipa ke pulau terdekat selama masih di wilayah RI. Kedua membawa gas ke Australia karena lebih dekat dibanding ke Indonesia. Ketiga membangun kilang LNG terapung.

(lih/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.