KPK Akan Awasi Lifting Migas
Rabu, 09/07/2008 13:17 WIB
Foto: Dokumen detikcom
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama BP Migas akan meningkatkan pengawasan lifting atau produksi minyak mentah dan gas alam Indonesia.
KPK menduga saat ini banyak kebocoran yang timbul dalam proses penghitungan migas yang saat ini sebenarnya sudah diawasi oleh BP Migas, BI, Kementrian ESDM dan Depkeu.
"Saat ini penghitungan lifting dilakukan di Jakarta, apakah itu yang terbaik? Kita menginginkan agar mulai dari tempat produksi minyak itu ada pengawasan," ujar Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Haryono Umar saat menggelar jumpa pers di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2008).
Haryono menambahkan pengawasan ketat lifting migas ini diperlukan agar tidak terjadi penyelewengan karena internal kontrolnya lemah.
Ia menambahkan Lifting atau penghitungan minyak bumi dan gas alam saat ini memang tidak dihitung di tempat produksi melainkan baru dicatat saat dikapalkan dan dihitung di Jakarta.
Sementara itu Kepala BP Migas R Priyono mengakui kalau saat ini kontrol internal lifting ini masih perlu ditingkatkan terus. Menurutnya, sebagai lanjutan pihaknya bersama KPK telah membentuk tim teknis yang akan segera bekerja untuk
menyelesaikan masalah ini.
"Kita akan memperbaiki transparansi dan sistem manajemen," ujarnya.
Priyono menambahkan saat ini produksi minyak Indonesia berkisar antara 980.000 barel hingga 1 juta barel perharinya. Sementara jumlah perusahaan minyak yang beroperasi 174. Ia juga menjelaskan tidak semua stok minyak dapat dikonsumsi karena ada sebagian yang digunakan untuk kebutuhan produksi.
"Jadi sebenarnya tidak hilang," ungkapnya.
(rdf/qom)
KPK menduga saat ini banyak kebocoran yang timbul dalam proses penghitungan migas yang saat ini sebenarnya sudah diawasi oleh BP Migas, BI, Kementrian ESDM dan Depkeu.
"Saat ini penghitungan lifting dilakukan di Jakarta, apakah itu yang terbaik? Kita menginginkan agar mulai dari tempat produksi minyak itu ada pengawasan," ujar Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Haryono Umar saat menggelar jumpa pers di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2008).
Haryono menambahkan pengawasan ketat lifting migas ini diperlukan agar tidak terjadi penyelewengan karena internal kontrolnya lemah.
Ia menambahkan Lifting atau penghitungan minyak bumi dan gas alam saat ini memang tidak dihitung di tempat produksi melainkan baru dicatat saat dikapalkan dan dihitung di Jakarta.
Sementara itu Kepala BP Migas R Priyono mengakui kalau saat ini kontrol internal lifting ini masih perlu ditingkatkan terus. Menurutnya, sebagai lanjutan pihaknya bersama KPK telah membentuk tim teknis yang akan segera bekerja untuk
menyelesaikan masalah ini.
"Kita akan memperbaiki transparansi dan sistem manajemen," ujarnya.
Priyono menambahkan saat ini produksi minyak Indonesia berkisar antara 980.000 barel hingga 1 juta barel perharinya. Sementara jumlah perusahaan minyak yang beroperasi 174. Ia juga menjelaskan tidak semua stok minyak dapat dikonsumsi karena ada sebagian yang digunakan untuk kebutuhan produksi.
"Jadi sebenarnya tidak hilang," ungkapnya.
(rdf/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 14:26 WIB
Susah Bebaskan Lahan, Investor Tol Kirim Surat ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
