detikfinance

Wapres: Tahun Depan Tak Ada Lagi Pemadaman

Gunawan Mashar - detikfinance
Minggu, 13/07/2008 17:34 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menjamin tidak akan ada lagi pemadaman di Jawa pada tahun depan. Dengan syarat, PLTU Labuan dan PLTU Indramayu bisa selesai sesuai jadwal.

Kedua pembangkit tersebut merupakan bagian dari proyek 10.000 MW yang dibangun di Jawa.
PLTU Labuan, Banten berkapasitas 2x330 MW dan PLTU Indramayu berkapasitas 3x330 MW.

"Jika PLTU ini selesai, tidak ada lagi pemadaman di Jawa tapi di luar Jawa lain lagi," katanya usai mengunjungi PLTU Indramayu, Jawa Tengah, Minggu (13/7/2008).

Jusuf Kalla memang mengaku optimis kedua pembangkit tersebut akan selesai tahun depan, bahkan lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.

Tak hanya menyelesaikan pembangkit, PLN juga diharapkan meningkatkan kinerja dalam menangani pembangkit-pembangkitnya. Sehingga kerusakan dan keamanan pasokan bahan bakar bisa terjaga.

"Dari melihat dua proyek ini, semua akan selesai lebih cepat dari jadwal, kita optimis tahun depan tidak ada masalah sama sekali soal pembangkit listrik," pungkasnya.

Dalam kunjungannya kali ini, Wapres didampingi Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.



(lih/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.