detikfinance

Direksi Indosat Segera Dirombak

Indro Bagus SU - detikfinance
Senin, 14/07/2008 16:27 WIB
(Foto: Indro-detikFinance)
Jakarta - PT Indosat Tbk (ISAT) segera menggelar RUPSLB terkait rencana perubahan susunan direksi dan komisaris pasca perubahan pemegang saham pengendali setelah masuknya Qatar Telecom.

"RUPS Luar Biasa mengenai perubahan susunan direksi dan komisaris akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat," ujar Direktur Utama ISAT, Johny Swandi Sjam, usai RUPSLB di gedung Indosat, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (14/7/2008).

Agenda perubahan susunan direksi dan komisaris tersebut terkait masuknya Qatar Telecom (Qtel) ke induk usaha ISAT. Qtel mengambilalih 100% saham Indonesia Communications Limited (ICL) yang menguasai 40,8% saham ISAT.

"ICL telah mengirimkan surat pada kami. Mereka meminta agar ISAT segera melakukan perubahan direksi dan komisaris terkait perubahan pemegang saham pengendali," ujar Johny.

Sayangnya Johny enggan membeberkan jadwal RUPSLB yang akan diadakan perseroan. Namun menurut kabar yang beredar di bursa, RUPSLB akan dilakukan pada Agustus mendatang.

"Ya tentunya kami harus memenuhi beberapa persyaratan untuk bisa mengadakan RUPSLB. Tapi yang pasti secepatnya," elak Johny.

Johny juga enggan berkomentar soal kabar masuknya dua perusahaan pesaing Qtel dalam rencana tender offer nanti.

"Kami kurang tahu mengenai hal itu. Karena perubahan pemegang saham pengendali terjadi di tingkat induk perseroan. Jadi kabar-kabar terbaru tentang tender offer kami juga belum tahu," jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Erry Firmansyah mengakui kebenaran kabar tersebut. Namun ia juga menyatakan tidak tahu menahu perusahaan apa saja yang hendak masuk dalam tender offer ISAT. Sementara kabar yang santer dua perusahaan tersebut adalah dari grup Bakrie dan Altimo.

(dro/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.