Rachmat Gobel 'Pandu' Qtel untuk Investasi di Indosat
Rabu, 16/07/2008 09:08 WIB
Pertemuan Menneg BUMN-Qtel (Wahyu)
Jakarta - Qatar Telecom (Qtel) telah resmi menguasai 40,8% saham PT Indosat Tbk. Untuk kelanjutan atas investasi di Indosat tersebut, perusahaan telekomunikasi raksasa itu meminta dukungan dan panduan dari Rachmat Gobel.
"Qtel dengan gembira mengumumkan telah menjalin hubungan strategis dengan Rachmat Gobel," ujar Sheikh Abdullah Al Thani, Ketua Qtel Grup dalam siaran persnya yang diterima detikFinance, Rabu (16/7/2008).
Rachmat Gobel merupakan Presiden Komisaris Panasonic Gobel dan juga sebagai wakil ketua Kadin. Sementara Qtel baru saja merampungkan akuisisi 40,8% saham Singapore Technologies Telemedia (STT) di Indosat, dan kini sedang melanjutkannya ke proses tender offer.
"Kami sangat berkeinginan mendapatkan bimbingannya mengenai sejumlah masalah yang berkaitan dengan investasi kami di Indosat, sekarang dan di masa depan," imbuh Al Thani.
Sayangnya, tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai kerjasama antara Qtel dan Rachmat Gobel ini. Pastinya, Gobel mengaku sangat senang bisa bekerjasama dengan Qtel terkait investasinya di Indosat.
"Kekuatan operasional Qtel dan rencananya untuk masa depan akan menjamin wibawa Indosat di pasar tumbuh dan mencapai potensinya sepenuhnya. Saya yakin investasi di Indosat ini menguntungkan bagi para nasabah, karyawan, investor dan bagi Indonesia," jelas Gobel.
Nasser Marafih, CEO Qtel Group mengaku pihaknya sudah lama menantikan kerjasama erat dengan Rachmat Gobel, yang diharapkan bisa membantu mereka memenuhi berbagai tantangan investasi di Indonesia.
"Keinginan kami adalah menjamin pertumbuhan Indosat, berkembang dan mengabdi pada pasar komunikasi Indonesia," imbuh Marafih.
Rachmat Gobel nantinya akan memberikan dukungan dan panduan kepada Qtel menyangkut investasinya sebanyak 40,8% saham Indosat. Qtel menyatakan bahwa syarat-syarat finansial dalam perjanjian ini bukan hal yang penting bagi Qtel Group.
Qtel merupakan penyedia jasa telekomunikasi yang mendapat izin dari Dewan Tertinggi Teknologi Informasi dan Komunikasi (ictQatar) untuk menyediakan jasa telekomunikasi tetap/fixed line dan telekomunikasi seluler di Qatar. Dalam kurun waktu 24 bulan Qtel Grup telah memperluas jejak-jejaringnya dari 2 negara ke 16 negara di Timur Tengah, jazirah India dan Asia Pasifik, dan memiliki komitmen untuk berekspansi sejalan dengan visi strategis Qtel untuk menjadi provider diantara 20 provider telekomunikasi global teratas.
Per 31 Maret 2008, Qtel Grup meraih pendapatan per kwartal sebesar QR 3,5 miliar (US$ 1 miliar), di tahun 2007 sebesar QR 1,5 miliar (US$ 410 juta), kenaikan sebesar 144% di atas periode yang sama di tahun 2007. Qtel Grup juga telah meningkatkan jumlah pelanggan telepon seluler, dari 9,1 juta di bulan Maret 2007 menjadi 16,8 juta pelanggan di bulan Maret 2008.
(qom/ir)
"Qtel dengan gembira mengumumkan telah menjalin hubungan strategis dengan Rachmat Gobel," ujar Sheikh Abdullah Al Thani, Ketua Qtel Grup dalam siaran persnya yang diterima detikFinance, Rabu (16/7/2008).
Rachmat Gobel merupakan Presiden Komisaris Panasonic Gobel dan juga sebagai wakil ketua Kadin. Sementara Qtel baru saja merampungkan akuisisi 40,8% saham Singapore Technologies Telemedia (STT) di Indosat, dan kini sedang melanjutkannya ke proses tender offer.
"Kami sangat berkeinginan mendapatkan bimbingannya mengenai sejumlah masalah yang berkaitan dengan investasi kami di Indosat, sekarang dan di masa depan," imbuh Al Thani.
Sayangnya, tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai kerjasama antara Qtel dan Rachmat Gobel ini. Pastinya, Gobel mengaku sangat senang bisa bekerjasama dengan Qtel terkait investasinya di Indosat.
"Kekuatan operasional Qtel dan rencananya untuk masa depan akan menjamin wibawa Indosat di pasar tumbuh dan mencapai potensinya sepenuhnya. Saya yakin investasi di Indosat ini menguntungkan bagi para nasabah, karyawan, investor dan bagi Indonesia," jelas Gobel.
Nasser Marafih, CEO Qtel Group mengaku pihaknya sudah lama menantikan kerjasama erat dengan Rachmat Gobel, yang diharapkan bisa membantu mereka memenuhi berbagai tantangan investasi di Indonesia.
"Keinginan kami adalah menjamin pertumbuhan Indosat, berkembang dan mengabdi pada pasar komunikasi Indonesia," imbuh Marafih.
Rachmat Gobel nantinya akan memberikan dukungan dan panduan kepada Qtel menyangkut investasinya sebanyak 40,8% saham Indosat. Qtel menyatakan bahwa syarat-syarat finansial dalam perjanjian ini bukan hal yang penting bagi Qtel Group.
Qtel merupakan penyedia jasa telekomunikasi yang mendapat izin dari Dewan Tertinggi Teknologi Informasi dan Komunikasi (ictQatar) untuk menyediakan jasa telekomunikasi tetap/fixed line dan telekomunikasi seluler di Qatar. Dalam kurun waktu 24 bulan Qtel Grup telah memperluas jejak-jejaringnya dari 2 negara ke 16 negara di Timur Tengah, jazirah India dan Asia Pasifik, dan memiliki komitmen untuk berekspansi sejalan dengan visi strategis Qtel untuk menjadi provider diantara 20 provider telekomunikasi global teratas.
Per 31 Maret 2008, Qtel Grup meraih pendapatan per kwartal sebesar QR 3,5 miliar (US$ 1 miliar), di tahun 2007 sebesar QR 1,5 miliar (US$ 410 juta), kenaikan sebesar 144% di atas periode yang sama di tahun 2007. Qtel Grup juga telah meningkatkan jumlah pelanggan telepon seluler, dari 9,1 juta di bulan Maret 2007 menjadi 16,8 juta pelanggan di bulan Maret 2008.
(qom/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 14:26 WIB
Susah Bebaskan Lahan, Investor Tol Kirim Surat ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
