detikfinance

Konsumsi BBM 2008 Siap 'Meledak'

Alih Istik Wahyuni - detikfinance
Jumat, 18/07/2008 11:38 WIB
Foto: Gede Suardana/detikcom
Jakarta - Konsumsi BBM bersubsidi pada semester pertama 2008 sudah mencapai 63% dari kuota APBNP. Hingga akhir tahun 2008, konsumsi BBM diprediksi akan 'meledak'.

BPH Migas pun bersiap mengajukan tambahan kuota BBM subsidi hingga 5 juta KL untuk tahun 2008.

"Dari kuota sebanyak 35 juta KL, semester satu ini sudah lebih 63%. Jika tidak dibendung, maka bisa sampai 40 juta KL. Ini yang akan kita ajukan," kata Anggota Komite BPH Migas Adi Subagyo menjelaskannya disela PORSENI Departemen ESDM, Jakarta, Jumat (18/7/2008).

Tak hanya itu, pada semester kedua diperkirakan konsumsi BBM akan makin banyak. Selain dipicu masa kampanye, juga disebabkan masa panen tembakau.

Pada masa panen tembakau ini, banyak daerah penghasil tembakau yang meminta tambahan kuota minyak tanah. Minyak tanah digunakan untuk pembakaran dalam pengeringan tembakau. Hal ini terjadi di NTB, Bali, Madura, Jatim, dan Jateng.

Selain itu konsumsi BBM juga akan meningkat karena disparitas harga yang makin lebar antara BBM subsidi dan non subsidi.

"Seperti truk-truk pengangkut batubara dan kendaraan berat. Harusnya mereka nggak boleh pakai BBM subsidi, tapi ternyata ikut ngantri di SPBU," katanya.

Dengan kondisi seperti ini, maka konsumsi BBM dipastikan makin banyak. Untuk menahannya, sebenarnya diperlukan langkah-langkah pembatasan. Namun pemerintah hingga kini belum memberi titik terang apa program penghematan yang akan diluncurkan.

"Sejauh ini kita mengetatkan pengawasan saja. Seperti jatah untuk industri kecil dan lainnya. Sampai bulan ini ada 255 kasus yang terjaring Polri," jelasnya.



(lih/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.