Orang Asing akan Pimpin Badan Khusus Impor Minyak Pertamina
Jumat, 18/07/2008 14:59 WIB
Foto: Dikhy Sasra/detikcom
Jakarta - Kementerian BUMN mencari orang yang indipenden untuk memimpin badan khusus pengelola impor minyak Pertamina. Bahkan kalau perlu, badan ini akan dipimpin oleh orang asing.
Demikian disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil disela penandatangan Head of Agreement (HoA) pembangunan pabrik asam phospat di Kementrian BUMN, Jakarta, Jumat (18/7/2008).
"Pertamina juga menyiapkan sistem procurement, nanti ada badannya sendiri. Kita akan cari orang luar, kalau perlu orang asing. Supaya mereka bisa indipenden. Pertamina seperti gula yang banyak semutnya," katanya.
Dirut Pertamina Ari H Soemarno sebelumnya mengatakan, pihaknya tengah mencari pimpinan untuk badan khusus yang menangani impor minyak sehingga nantinya lebih transparan.
Dividen
Mengenai pengurangan dividen Pertamina, Sofyan menyatakan hingga kini pemerintah dan DPR belum selesai membahasanya.
Yang pasti, karena Pertamina mendapat keuntungan lebih dari kenaikan harga minyak, maka dividennya tahun ini pun akan lebih tinggi.
"Karena kenaikan harga minyak, maka Pertamina dapat keuntungan tambahan. Jadi kemungkinan terpaksa begitu (lebih tinggi dari 2007) ya," katanya.
(lih/qom)
Demikian disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil disela penandatangan Head of Agreement (HoA) pembangunan pabrik asam phospat di Kementrian BUMN, Jakarta, Jumat (18/7/2008).
"Pertamina juga menyiapkan sistem procurement, nanti ada badannya sendiri. Kita akan cari orang luar, kalau perlu orang asing. Supaya mereka bisa indipenden. Pertamina seperti gula yang banyak semutnya," katanya.
Dirut Pertamina Ari H Soemarno sebelumnya mengatakan, pihaknya tengah mencari pimpinan untuk badan khusus yang menangani impor minyak sehingga nantinya lebih transparan.
Dividen
Mengenai pengurangan dividen Pertamina, Sofyan menyatakan hingga kini pemerintah dan DPR belum selesai membahasanya.
Yang pasti, karena Pertamina mendapat keuntungan lebih dari kenaikan harga minyak, maka dividennya tahun ini pun akan lebih tinggi.
"Karena kenaikan harga minyak, maka Pertamina dapat keuntungan tambahan. Jadi kemungkinan terpaksa begitu (lebih tinggi dari 2007) ya," katanya.
(lih/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 15:03 WIB
Ekspor Tambang Mentah Dipajaki, Negara Untung Rp 14 Triliun/Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 14:26 WIB
Susah Bebaskan Lahan, Investor Tol Kirim Surat ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
Kamis, 24/05/2012 11:50 WIB
PNS Indonesia Kalah dengan Singapura karena Jarang Dididik
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
