Misi Khusus Mari Pangestu ke Pasar Tradisional
Sabtu, 19/07/2008 13:30 WIB
(Foto: Suhendra-detikFinance)
Jakarta - Kalau orang lain datang ke pasar untuk berbelanja, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu harus menomorduakan acara beli-beli tersebut. Mari ternyata ke pasar karena punya misi khusus.
"Saya minimal seminggu sekali ke pasar, tapi tujuannya mengetahui harga dan selebihnya baru benar-benar belanja," kata Mari disela-sela acara Peluncuran Hari Pasar Bersih Nasional, di Pasar Moderan BSD, Tengerang, Sabtu (19/7/2008).
Perempuan kelahiran Jakarta, 23 Oktober 1956 ini mengaku pasar tradisional masih memikat meski kini bertaburan banyak pasar ritel modern. Buktinya kata Mari, sebesar 60% pembelanjaan masyarakat dilakukan di pasar tradisional. Pasar tradisional juga menyerap 10% tenaga kerja dari sektor perdagangan dan menyumbang PDB 13%.
Tapi jangan tanya pasar mana saja yang rutin disambangi mantan ekonom CSIS ini. Karena punya misi memantau harga, Mari pun tidak bisa cerita pasar mana saja yang ditengok.
Namun ia terkadang geregetan melihat kondisi pasar yang becek, tidak bersih dan tidak nyaman. Padahal kata Mari, pengembangan pasar tradisional bisa diarahkan sebagai pasar wisata, seperti pasar burung, bunga, dan lain-lain.
Makanya Mari selalu 'teriak' perlu adanya partisipasi pihak swasta untuk merevitalisasi pasar tradisional. Tahun ini Departemen Perdagangan menganggarkan Rp 112 miliar untuk revitalisasi 100 pasar, sedangkan tahun lalu hanya Rp 80 miliar untuk 80 pasar tradisional.
"Kita juga akan bekerja sama dengan dengan bank lain seperti BRI dan BNI selain Danamon. Untuk bank-bank lain masih luas masih banyak sekali yang harus dikerjakan dari 13.450 pasar," katanya.
(hen/ir)
"Saya minimal seminggu sekali ke pasar, tapi tujuannya mengetahui harga dan selebihnya baru benar-benar belanja," kata Mari disela-sela acara Peluncuran Hari Pasar Bersih Nasional, di Pasar Moderan BSD, Tengerang, Sabtu (19/7/2008).
Perempuan kelahiran Jakarta, 23 Oktober 1956 ini mengaku pasar tradisional masih memikat meski kini bertaburan banyak pasar ritel modern. Buktinya kata Mari, sebesar 60% pembelanjaan masyarakat dilakukan di pasar tradisional. Pasar tradisional juga menyerap 10% tenaga kerja dari sektor perdagangan dan menyumbang PDB 13%.
Tapi jangan tanya pasar mana saja yang rutin disambangi mantan ekonom CSIS ini. Karena punya misi memantau harga, Mari pun tidak bisa cerita pasar mana saja yang ditengok.
Namun ia terkadang geregetan melihat kondisi pasar yang becek, tidak bersih dan tidak nyaman. Padahal kata Mari, pengembangan pasar tradisional bisa diarahkan sebagai pasar wisata, seperti pasar burung, bunga, dan lain-lain.
Makanya Mari selalu 'teriak' perlu adanya partisipasi pihak swasta untuk merevitalisasi pasar tradisional. Tahun ini Departemen Perdagangan menganggarkan Rp 112 miliar untuk revitalisasi 100 pasar, sedangkan tahun lalu hanya Rp 80 miliar untuk 80 pasar tradisional.
"Kita juga akan bekerja sama dengan dengan bank lain seperti BRI dan BNI selain Danamon. Untuk bank-bank lain masih luas masih banyak sekali yang harus dikerjakan dari 13.450 pasar," katanya.
(hen/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 15:03 WIB
Ekspor Tambang Mentah Dipajaki, Negara Untung Rp 14 Triliun/Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 14:26 WIB
Susah Bebaskan Lahan, Investor Tol Kirim Surat ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
