Fed Tahan Suku Bunga 2%
Rabu, 06/08/2008 06:40 WIB
Gubernur The Fed Ben Bernanke (Reuters)
Washington - Bank Sentral AS (Federal Reserve) memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga patokannya di level 2%. Fed juga mengungkapkan perhatiannya terhadap pertumbuhan ekonomi dan juga inflasi.
Keputusan itu diambil dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung Selasa (5/8/2008) seperti dikutip dari Reuters. Keputusan itu diambil melalui voting 10:1.
Fed juga menahan suku bunga kuncinya di level 2% dalam pertemuan terakhirnya pada 24-25 Juni lalu. Fed sebelumnya menyatakan, penurunan suku bunga secara bertahap secara total telah mencapai 3,25% sejak pertengahan September dan dirasa sudah cukup.
Fed juga mengekspresikan tidak akan menaikkan suku bunga terlalu cepat. Keputusan ini dirasa sudah cukup sesuai dengan ekspektasi pasar.
"Meskipun risiko penurunan pertumbuhan ekonomi masih ada, risiko kenaikan inflasi juga menjadi perhatian signifikan kita," demikian pernyataan dari The Fed yang juga memberi catatan bahwa sejumlah keputusan yang diambil harus dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Pernyataan The Fed ini nyaris tak berubah dibandingkan pernyataan the Fed dalam pertemuan terakhir. Hanya saja ada pernyataan yang hilang kali ini yakni untuk kata-kata "bahwa risiko terhadap pertumbuhan ekonomi sepertinya sudah berkurang".
Meski tetap menyoroti tingginya inflasi, namun Fed menghilangkan pernyataan tentang inflasi yang sebelumnya dikatakan "terus meningkat".
Keputusan The Fed itu langsung membuat saham-saham di Wall Street makin bergairah. Indeks Dow Jones ditutup menguat hingga 331 poin (2,9%) ke level 11.615,77, Nasdaq naik 64,27 poin (2,81%) ke level 2.349,83, Standard & Poor's 500 naik 35,87 poin (2,07%) ke level 1.284,88. Ini merupakan kenaikan terbesar dari Dow Jones dan S&P 500 sejak 1 April.
(qom/qom)
Keputusan itu diambil dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung Selasa (5/8/2008) seperti dikutip dari Reuters. Keputusan itu diambil melalui voting 10:1.
Fed juga menahan suku bunga kuncinya di level 2% dalam pertemuan terakhirnya pada 24-25 Juni lalu. Fed sebelumnya menyatakan, penurunan suku bunga secara bertahap secara total telah mencapai 3,25% sejak pertengahan September dan dirasa sudah cukup.
Fed juga mengekspresikan tidak akan menaikkan suku bunga terlalu cepat. Keputusan ini dirasa sudah cukup sesuai dengan ekspektasi pasar.
"Meskipun risiko penurunan pertumbuhan ekonomi masih ada, risiko kenaikan inflasi juga menjadi perhatian signifikan kita," demikian pernyataan dari The Fed yang juga memberi catatan bahwa sejumlah keputusan yang diambil harus dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Pernyataan The Fed ini nyaris tak berubah dibandingkan pernyataan the Fed dalam pertemuan terakhir. Hanya saja ada pernyataan yang hilang kali ini yakni untuk kata-kata "bahwa risiko terhadap pertumbuhan ekonomi sepertinya sudah berkurang".
Meski tetap menyoroti tingginya inflasi, namun Fed menghilangkan pernyataan tentang inflasi yang sebelumnya dikatakan "terus meningkat".
Keputusan The Fed itu langsung membuat saham-saham di Wall Street makin bergairah. Indeks Dow Jones ditutup menguat hingga 331 poin (2,9%) ke level 11.615,77, Nasdaq naik 64,27 poin (2,81%) ke level 2.349,83, Standard & Poor's 500 naik 35,87 poin (2,07%) ke level 1.284,88. Ini merupakan kenaikan terbesar dari Dow Jones dan S&P 500 sejak 1 April.
(qom/qom)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 15:09 WIB
Lagi, Kuota BBM Subsidi 2012 Dipastikan 'Jebol'
-
Kamis, 24/05/2012 15:07 WIB
Dibela Dahlan Iskan, Antam Makin Pede Rebut Lahan Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 15:03 WIB
Ekspor Tambang Mentah Dipajaki, Negara Untung Rp 14 Triliun/Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
-
Kamis, 24/05/2012 12:36 WIB
Ekonomi Dunia Suram, RI Waspada Banjir Produk China
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
