detikfinance

Rupiah Berpijak ke Sentimen PDB

Irna Gustia - detikfinance
Jumat, 15/08/2008 07:58 WIB
(Foto: Dadan-detikFinance)
Jakarta - Pelaku pasar valas masih akan memanfaatkan sentimen angka pertumbuhan ekonomi (PDB) triwulan II-2008 yang mencapai 6,39% sebagai pijakan untuk mengamankan posisi rupiah.

Rupiah di ujung pekan ini diperkirakan masih bergerak stabil meski masih akan mengalami tekanan. Pada perdagangan valas pukul 07.50 WIB, Jumat (15/8/2008) rupiah ada di posisi 9.193 per dolar AS dan ditransaksikan dikisaran 9.188-9.198 per dolar AS.

Posisi rupiah pagi ini memang melemah dibandingkan penutupan Kamis kemarin (14/8/2008) di posisi 9.176 per dolar AS. Namun pelaku pasar melihat koreksi ini masih cukup sehat karena masih dibatas aman.

Pelaku pasar juga akan memantau laporan nota keuangan RAPBN 2009 yang disampaikan Presiden SBY di DPR hari ini untuk mengkalkulasi pergerakan rupiah ke depan.

Sementara kontraksi pada perekonomian Uni Eropa yang membuat pelemahan ekonomi di sebagian daratan Eropa menjadi peluang untuk dolar AS menguat.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS (14/8/2008) euro melemah ke posisi 1,4824 dolar AS dibandingkan hari sebelumnya 1,4909 dolar AS. Sedangkan terhadap yen, dolar AS relatif stabil di posisi 109,66 yen dibandingkan hari sebelumnya 109,57 yen.

(ir/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.