detikfinance

Bursa Asia Loyo di Awal Pekan

Nurul Qomariyah - detikfinance
Senin, 18/08/2008 19:31 WIB
Foto: AFP
Jakarta - Mayoritas bursa-bursa Asia melemah pada perdagangan awal pekan ini, dengan Bursa Saham China mencatat penurunan terbesar hingga 5%. Sementara Bursa Indonesia dan Filipina masih libur.

Bursa Saham Shanghai pada perdagangan Senin (18/8/2008) merosot hingga 5,4% karena sentimen negatif melambatnya laju pertumbuhan laba emiten China dan juga bayang-bayang 'membanjirnya' suplai saham karena berakhirnya periode 'lock-up'.

Miliaran lembar saham akan diperdagangkan lagi setelah masa 'lock-up' berakhir. Namun tambahan saham itu akan mengikuti penurunan sekitar 60% dari harga-harga saham China setelah mencatat harga puncak pada Oktober tahun lalu.

Seperti dikutip dari AFP, bursa lainnya yang juga mengalami penurunan adalah Taiwan turun 2,5%, Hong Kong turun 1%, KOSPI Seoul turun 0,28%, Straits Times Singapura turun 0,73%.

Indeks Kuala Lumpur Composite melemah tipis 10,69 poin ke level 1.084,36, indeks SET-50 di Bursa Thailand melemah tipis 7,84 poin ke level 493,66, indek Sensex di Mumbai turun tipis 78,52 poin ke level 14.645,66.

Sementara Bursa Australia hanya bergerak tipis, dengan indeks S&P/ASX 200 hanya naik 3,3 poin. Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo naik 146,04 poin ke level 13.165,45, menyusul melemahnya yen yang diharapkan memperkuat kinerja ekspor.

Indeks Saham Pakistan juga menguat 4,5% setelah Presiden Pakistan Pervez Musharraf mengumumkan pengunduran dirinya, sekaligus mengakhiri ketidakpastian politik selama 9 tahun kekuasaannya.




(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.