IHSG Sulit ke Zona Positif
Rabu, 20/08/2008 07:44 WIB
(Foto: Indro-detikFinance)
Jakarta - Tekanan yang terus menimpa pasar saham global akan membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sulit melenggang ke jalur positif.
Pada perdagangan saham Rabu (20/8/2008) IHSG diprediksi masih akan terseret sentimen eskternal. Saham-saham perbankan dan komoditas tetap akan menjadi sorotan.
Sentimen negatif di bursa global terutama Wall Street dan bursa regional akan menjadi acuan kemana IHSG akan bergerak.
Bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangan Selasa waktu AS (19/8/2008) turun lumayan banyak, begitu pula dengan indeks Nikkei Jepang pada Rabu pagi ini dibuka merosot 111 poin (0,86%) menjadi 12.753,98.
Sedangkan Indeks Dow Jones terpangkas hingga 130,84 poin (1,14%) menjadi 11.348,55, Nasdaq turun 32,62 poin (1,35%) menjadi 2.384,36 dan S&P 500 turun 11,91 poin (0,93%)m enjadi 1.266,69.
Saham di Wall Street merosot terutama sektor perbankan karena sentimen negatif inflasi di AS yang mencatat angka tertinggi dalam 27 tahun.
Sementara pada penutupan perdagangan saham Selasa kemarin (19/8/2008) IHSG tertebas hingga 42,650 poin (2,05%) menjadi 2.042,498 yang merupakan posisi terendah di 2008. Sebelumnya level terendah tahun ini terjadi pada 12 Agustus 2008 di posisi 2.057,579.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
eTrading Securities
Perdangan kemarin IHSG kembali memcatat 2008’s New-Low, 2.042,5 (-2%). Commoditas masih memjadi idola seller, ITMG -3%, AALI -4%, LSIP -8% dan BYAN -8%.
Sementara perdagangan Dow kemarin malam tergerus -1% menjadi 11.348. Higher-than-expected data inflasi dan penurunan konstruksi perumahan baru bersatu membuat investor semakin yakin, pemulihan ekonomi masih jauh dari pandangan. Sementara harga minyak membantu menekan pasar Dow, Harga minyak naik menjadi US$ 114 (+1.5%).
Untuk perdagangan bursa regional, KS11 -0,8%, N225 -0,7% dan KLSE -1,4% namun STI +0,2%. Untuk perdagangan IHSG pagi ini, di perkirakan akan di buka pada teritori positif, di balik penguatan harga minyak menjadi 115 pagi ini. Saham yang akan di mengangkat index tidak lain adalah batu-bara dan plantation. Saran kita untuk investor supaya mencermati sektor yang negatif korelasi, seperti bank dan komoditas. Range indeks pagi ini berkisar antara 2.040 – 2.070.
(ir/ir)
Pada perdagangan saham Rabu (20/8/2008) IHSG diprediksi masih akan terseret sentimen eskternal. Saham-saham perbankan dan komoditas tetap akan menjadi sorotan.
Sentimen negatif di bursa global terutama Wall Street dan bursa regional akan menjadi acuan kemana IHSG akan bergerak.
Bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangan Selasa waktu AS (19/8/2008) turun lumayan banyak, begitu pula dengan indeks Nikkei Jepang pada Rabu pagi ini dibuka merosot 111 poin (0,86%) menjadi 12.753,98.
Sedangkan Indeks Dow Jones terpangkas hingga 130,84 poin (1,14%) menjadi 11.348,55, Nasdaq turun 32,62 poin (1,35%) menjadi 2.384,36 dan S&P 500 turun 11,91 poin (0,93%)m enjadi 1.266,69.
Saham di Wall Street merosot terutama sektor perbankan karena sentimen negatif inflasi di AS yang mencatat angka tertinggi dalam 27 tahun.
Sementara pada penutupan perdagangan saham Selasa kemarin (19/8/2008) IHSG tertebas hingga 42,650 poin (2,05%) menjadi 2.042,498 yang merupakan posisi terendah di 2008. Sebelumnya level terendah tahun ini terjadi pada 12 Agustus 2008 di posisi 2.057,579.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
eTrading Securities
Perdangan kemarin IHSG kembali memcatat 2008’s New-Low, 2.042,5 (-2%). Commoditas masih memjadi idola seller, ITMG -3%, AALI -4%, LSIP -8% dan BYAN -8%.
Sementara perdagangan Dow kemarin malam tergerus -1% menjadi 11.348. Higher-than-expected data inflasi dan penurunan konstruksi perumahan baru bersatu membuat investor semakin yakin, pemulihan ekonomi masih jauh dari pandangan. Sementara harga minyak membantu menekan pasar Dow, Harga minyak naik menjadi US$ 114 (+1.5%).
Untuk perdagangan bursa regional, KS11 -0,8%, N225 -0,7% dan KLSE -1,4% namun STI +0,2%. Untuk perdagangan IHSG pagi ini, di perkirakan akan di buka pada teritori positif, di balik penguatan harga minyak menjadi 115 pagi ini. Saham yang akan di mengangkat index tidak lain adalah batu-bara dan plantation. Saran kita untuk investor supaya mencermati sektor yang negatif korelasi, seperti bank dan komoditas. Range indeks pagi ini berkisar antara 2.040 – 2.070.
(ir/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:38 WIB
Solusi Tunas Pratama Rights Issue Rp 695 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 15:09 WIB
Lagi, Kuota BBM Subsidi 2012 Dipastikan 'Jebol'
-
Kamis, 24/05/2012 15:07 WIB
Dibela Dahlan Iskan, Antam Makin Pede Rebut Lahan Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 15:03 WIB
Ekspor Tambang Mentah Dipajaki, Negara Untung Rp 14 Triliun/Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
