detikfinance

Stok Bahan Baku Tabung Elpiji 3 kg di KS Menumpuk

Suhendra - detikfinance
Rabu, 20/08/2008 18:46 WIB
Foto: Indro Bagus/detikFinance
Jakarta - Stok bahan baku produk tabung elpiji 3 kg (SG 295)  menumpuk di gudang Krakatau Steel (KS). Hal ini disebabkan karena  terhentinya release order (RO) dari Pertamina kepada para produsen tabung. Total bahan baku yang menganggur mencapai 8000 ton.

"Beberapa minggu ini ada  penurunan permintan stok biasanya stok  perbulan  5000 ton sekarang 13.000 ton," ungkap Direktur Pemasaran PT Krakatau Steel (KS) Irvan K. Hakim usai acara konferensi pers di Wisma KS, Jakarta, Rabu (20/8/2008).

Selama ini KS menyuplai 20.000 ton SG 295 setiap bulannya kepada 32 produsen tabung elpiji 3 Kg. KS juga akan berencana menambah suplai SG 295, menyusul berdirinya 4 perusahaan tabung elpiji baru yang merupakan 4 BUMN yaitu  Adikarya, Barata dan lain-lain.

"Kemungkinan pada Oktober-November  ada 4 BUMN maka kita akan suplai lagi akan ada tambahan permintaan. Tambahan  5000 sampai 6000 ton, tergantung kesiapan pabrik ini," kata Irvan.

Soal penyebab para produsen tabung tersebut menghentikan  permintaan bahan baku ke KS, Irvan tidak mau menduga-duganya. Ia memastikan kalau stok bahan baku bagi produsen sangat cukup dan KS  siap memasok kebutuhan produsen tabung.

"Katanya mereka ada ganggguan pembayaran,sekarang ini solusi sedang dilakukan dengan Depperin, kami tidak terlambat, KS itu selau stok, kita prinsipnya cash and carry," jelasnya.

Mengenai harga, KS berencana akan menaikan harga jual SG 295 mulai bulan November 2008 sebagai eskalasi kenaikan harga baja dunia.

"Harga Rp 12.000  per kilo itu  April, padahal harganya untuk pembelian  Juli-September nanti kenaikan dikuartal 4 pasti naik," tegasnya.

Namun ia enggan memberi tahu berapa kenaikan yang akan dilakukan KS, hal ini bertujuan agar tidak terjadi spekulasi harga bagi para konsumen.

"September akan sudah kita kasih tahu, memang trendnya naik," ucapnya.



(hen/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.