Berita Lain
-
Selasa, 22/05/2012 12:20 WIB
Jadi Artis Foto Dadakan, Dahlan Iskan Dikelilingi Wanita -
Minggu, 20/05/2012 15:18 WIB
Wamendag & Gubernur Jateng Jadi Tukang Becak Dadakan -
Jumat, 18/05/2012 13:38 WIB
Libur Panjang, Bos Kereta Api Keliling Stasiun -
Rabu, 16/05/2012 12:35 WIB
Siapakah Rudy Setyopurnomo, Sang Bos Baru Merpati? -
Senin, 14/05/2012 16:52 WIB
Kisah Dahlan Iskan Jadi Penumpang Setia Merpati -
Rabu, 02/05/2012 19:24 WIB
Dahlan Iskan Bagi-bagi 'Torpedo' Kambing Buatan Istri
Indeks Berita
Rumor Saham
Private Placement , AISA Menuju Rp 800?
Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dikabarkan akan dikerek ke level Rp 800 dalam waktu dekat. Beredar kabar, perseroan akan genjot modal....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
Setidaknya ada tiga hal penghalang utama seseorang untuk memulai usaha, yaitu terlalu banyak rencana, menunggu moment yang pas dan takut menghadapi risiko bisnis.
Sosok Dan Peristiwa
Pengalaman Pertama Hatta Rajasa Makan Daging Kuda
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali mencicipi kuliner khas Asia Tengah yakni daging kuda. "Rasanya gimana gitu," kata Hatta.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,796.000
-
Rp 6,049.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Selasa, 22/05/2012 14:44 WIB
Dahlan Iskan Menegaskan Tak Akan Beri Modal ke Merpati
Posted by: kaptenDF
Selasa, 26/08/2008 15:19 WIB
Menkeu Haramkan Kompromi Pengelolaan Utang
Wahyu Daniel - detikFinance
Foto: Wahyu Daniel/detikFinance
Hal tersebut disampaikan dalam pidatonya saat peluncuran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (26/8/2008).
"Sukuk kan tidak terlepas dari pengelolaan APBN, termasuk di dalamnya defisit. Belanja negara belum sepenuhnya dapat dibiayai oleh pembiayaan yang berasal dari penerimaan negara. Oleh karena itu, defisit APBN perlu terus menerus dikelola dan jumlahnya harus terus kita jaga," urainya.
Bila perlu, lanjut Sri Mulyani, pemerintah akan mengolah baik dari sisi jumlah nominalnya, komposisi dari jatuh temponya, biayanya dan berbagai risiko lain seperti suku bunga maupun nilai tukar terkait dengan instrumen pemerintah di luar negeri.
"Pengelolaan ini suatu amanat yang harus dikelola oleh seluruh jajaran irjen pengelolaan utang yang prosesnya tidak boleh dikompromikan. Saya harap seluruh jajaran Ditjen Pengeloan utang dari mulai dari pak Dirjennya sampai tukang sapunya semuanya tidak pernah terlibat dengan perbuatan yang corruptive yang akan menghancurkan kepercayaan," tegasnya.
"Tidak hanya pada oknum-oknum itu, tapi juga keseluruhan jajaran Depkeu. Tugas seluruh instansi yang berhubungan apakah itu underwriter-nya, atau konsultannya, saya tidak menginginkan sikap yang sama karena kepercayaan kepada seluruh proses akan terefleksikan dalam instrumen itu sendiri," imbuhnya.
(qom/ir)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar
Berita Terpopuler
-
Rabu, 23/05/2012 10:38 WIB
Ini Kawasan Jabodetabek yang Terangkat Proyek Tol JORR 2 -
Rabu, 23/05/2012 09:54 WIB
Bos Judi Berkumpul dalam Hajatan Tiga Hari di Macau -
Rabu, 23/05/2012 10:56 WIB
Zuckerberg Cairkan Saham Facebook Rp 10 Triliun untuk Bayar Pajak -
Rabu, 23/05/2012 11:14 WIB
Bank Dunia Minta Pemerintah RI Tekan Subsidi BBM -
Rabu, 23/05/2012 11:03 WIB
Cadangan Tinggal 2,5 Miliar Barel, Minyak Bukan Masa Depan RI
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 23/05/2012 - 08:35
PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7% -
Senin, 21/05/2012 - 13:58
Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif -
Rabu, 23/05/2012 - 09:04
Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik -
Rabu, 23/05/2012 - 04:16
Duh, Gaji PNS Cuma Naik 7% di 2013 -
Rabu, 23/05/2012 - 12:05
Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com







Sending your message
.gif)



