Saham Fren Beredar Lagi
Rabu, 27/08/2008 07:40 WIB
(Foto: Istimewa)
Jakarta - Saham PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) akhirnya bisa beredar lagi di lantai bursa setelah otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan sahamnya.
Bursa memutuskan untuk melakukan pencabutan penghentian sementara saham FREN di seluruh pasar pada 27 Agustus 2008 setelah disuspensi satu hari pada Selasa kemarin (26/8/2008).
BEI mencabut suspensi tersebut setelah mendapat penjelasan dari Direktur PT Mobile-8 Telecom Tbk, Anthony C Kartawira. Dalam penjelasan tersebut, manajemen meminta, BEI mencabut suspensi saham Fren karena menilai pemberitaan bahwa pemilik Fren, Hary Tanoe menjual sahamnya ke Bakrie Telecom tidak benar.
"Perseroan memastikan tidak ada informasi soal itu," kata Anthony.
Sebelumnya, BEI melakukan suspensi terhadap saham perusahaan Hary Tanoe itu karena terkait kabar penjualan saham PT Mobile-8 Telecom Tbk oleh PT Global Mediacom Tbk sebesar 15,8% atau 3,19 miliar seharga Rp 143 per saham.
Dikabarkan saham Fren yang dijual oleh Global Mediacom telah dibeli oleh PT Bakrie Telecom Tbk yang merupakan operator telepon CDMA, Esia.
Harga saham FREN terakhir sebelum disuspensi pada Senin kemarin (25/8/2008) ada di level Rp 71 per saham.
(ir/ir)
Bursa memutuskan untuk melakukan pencabutan penghentian sementara saham FREN di seluruh pasar pada 27 Agustus 2008 setelah disuspensi satu hari pada Selasa kemarin (26/8/2008).
BEI mencabut suspensi tersebut setelah mendapat penjelasan dari Direktur PT Mobile-8 Telecom Tbk, Anthony C Kartawira. Dalam penjelasan tersebut, manajemen meminta, BEI mencabut suspensi saham Fren karena menilai pemberitaan bahwa pemilik Fren, Hary Tanoe menjual sahamnya ke Bakrie Telecom tidak benar.
"Perseroan memastikan tidak ada informasi soal itu," kata Anthony.
Sebelumnya, BEI melakukan suspensi terhadap saham perusahaan Hary Tanoe itu karena terkait kabar penjualan saham PT Mobile-8 Telecom Tbk oleh PT Global Mediacom Tbk sebesar 15,8% atau 3,19 miliar seharga Rp 143 per saham.
Dikabarkan saham Fren yang dijual oleh Global Mediacom telah dibeli oleh PT Bakrie Telecom Tbk yang merupakan operator telepon CDMA, Esia.
Harga saham FREN terakhir sebelum disuspensi pada Senin kemarin (25/8/2008) ada di level Rp 71 per saham.
(ir/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:38 WIB
Solusi Tunas Pratama Rights Issue Rp 695 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 15:09 WIB
Lagi, Kuota BBM Subsidi 2012 Dipastikan 'Jebol'
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 15:03 WIB
Ekspor Tambang Mentah Dipajaki, Negara Untung Rp 14 Triliun/Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
