Kelesuan Ekonomi Terjadi Hingga Semester II-2009
Kamis, 28/08/2008 09:18 WIB
(Foto: Wahyu-detikFinance)
Jakarta - Kelesuan ekonomi global yang berimbas pada ekonomi Indonesia masih akan dirasakan hingga semester II-2009. Akibatnya pertumbuhan ekonomi RI tahun 2009 diperkirakan hanya 6,2%, prediksi ini menurun dibandingkan dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi di 2008 yang mencapai 6,3%.
Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan sumber pertumbuhan ekonomi 2009 berasal dari investasi yang diproyeksikan tumbuh 11,7% di 2009.
"Kelesuan ekonomi terjadi sampai paruh II-2009, tapi di 2009 itu bervariasi, ada yang tetap rendah dan ada yang tetap tumbuh," ujarnya dalam rapat dengan Panitia Anggaran DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2008).
Sri Mulyani mengatakan inflasi dunia di 2009 masih akan terus meningkat. "Kondisi ini seperti akhir 1970-an dan 1980-an," imbuhnya.
Pada saat yang sama, Gubernur BI Boediono mengatakan angka perkiraan pertumbuhan di 2009 itu cukup realistis. "Pertumbuhan dari agregrat alami peningkatan dan momentum yang bagus, pertumbuhan kredit sampai Juli hampir 35% dan itu sangat tinggi, kalau larinya ke infrastruktur itu bagus tapi kalau banyak ke konsumtif, itu perlu diwaspadai," tuturnya.
Boediono mengatakan di 2009 bercermin dengan kondisi Pemilu 2004, memang pada Pemilu jumlah uang beredar akan meningkat. "Pengeluaran pemerintah dan masyarakat juga meningkat, jadi dari sisi permintaan naik, hambatannya adalah pada supply, dari infrastruktur dan sebagainya, jadi 6,2% angka realistis," ujarnya.
Boediono juga mengatakan surplus penerimaan ekspor di 2009 diperkirakan akan melambat di 2009 seiring dengan perlambatan ekonomi dunia yang masih akan terjadi di 2009.
"Melambatnya pertumbuhan ekspor terkait langsung dengan faktor-faktor eksternal terutama perlambatan pertumbuhan PDB dunia dan harga komoditas internasional," ujarnya.
Dikatakannya arus modal masuk di 2009 masih akan terjadi terutama setelah adanya kepastian perubahan kabinet. "Jadi arus modal masuk akan terlihat terutama di semester II-2009," ujarnya.
(dnl/ir)
Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan sumber pertumbuhan ekonomi 2009 berasal dari investasi yang diproyeksikan tumbuh 11,7% di 2009.
"Kelesuan ekonomi terjadi sampai paruh II-2009, tapi di 2009 itu bervariasi, ada yang tetap rendah dan ada yang tetap tumbuh," ujarnya dalam rapat dengan Panitia Anggaran DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2008).
Sri Mulyani mengatakan inflasi dunia di 2009 masih akan terus meningkat. "Kondisi ini seperti akhir 1970-an dan 1980-an," imbuhnya.
Pada saat yang sama, Gubernur BI Boediono mengatakan angka perkiraan pertumbuhan di 2009 itu cukup realistis. "Pertumbuhan dari agregrat alami peningkatan dan momentum yang bagus, pertumbuhan kredit sampai Juli hampir 35% dan itu sangat tinggi, kalau larinya ke infrastruktur itu bagus tapi kalau banyak ke konsumtif, itu perlu diwaspadai," tuturnya.
Boediono mengatakan di 2009 bercermin dengan kondisi Pemilu 2004, memang pada Pemilu jumlah uang beredar akan meningkat. "Pengeluaran pemerintah dan masyarakat juga meningkat, jadi dari sisi permintaan naik, hambatannya adalah pada supply, dari infrastruktur dan sebagainya, jadi 6,2% angka realistis," ujarnya.
Boediono juga mengatakan surplus penerimaan ekspor di 2009 diperkirakan akan melambat di 2009 seiring dengan perlambatan ekonomi dunia yang masih akan terjadi di 2009.
"Melambatnya pertumbuhan ekspor terkait langsung dengan faktor-faktor eksternal terutama perlambatan pertumbuhan PDB dunia dan harga komoditas internasional," ujarnya.
Dikatakannya arus modal masuk di 2009 masih akan terjadi terutama setelah adanya kepastian perubahan kabinet. "Jadi arus modal masuk akan terlihat terutama di semester II-2009," ujarnya.
(dnl/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:38 WIB
Solusi Tunas Pratama Rights Issue Rp 695 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 15:09 WIB
Lagi, Kuota BBM Subsidi 2012 Dipastikan 'Jebol'
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 15:03 WIB
Ekspor Tambang Mentah Dipajaki, Negara Untung Rp 14 Triliun/Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 13:50 WIB
Buka Kasino, Taipan Hong Kong Diduga Suap Pejabat Macau
-
Kamis, 24/05/2012 13:35 WIB
Wah! DKI Jakarta Masih Terboros Konsumsi Bensin Premium
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
