detikfinance

Pertamina Usul Mobil Mewah Jangan Pakai BBM Subsidi

Alih Istik Wahyuni - detikfinance
Kamis, 28/08/2008 11:54 WIB
Foto : Alih-detikFinance
Jakarta - Pertamina mengusulkan pembatasan kendaraan yang boleh menggunakan BBM subsidi. Kendaraan yang bermesin 2.000 cc dan keatasnya rencananya dilarang menggunakan BBM subsidi.

Demikian dipaparkan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal dalam RDP dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (28/8/2008).

"Usulan kami, jika disepakati bersama, membatasi jumlah kendaraan. Kendaraan berbahan bakar premium lebih besar sama dengan 2.000 cc tidak diperkenankan membeli BBM bersubsidi," paparnya.

Mekanisme pembatasannya dilakukan dengan memberi tanda pada plat nomor kendaraan. Selain itu, Pertamina juga mengusulkan pembatasan konsumsi BBM untuk kendaraan tertentu berdasarkan tahun pembuatannya.

Namun ia tidak menyebutkan mulai tahun berapa kendaraan yang akan dibatasi penggunaan BBM subsidinya.

Usulan Pertamina lainnya adalah implementasi LGV diluar DKI sesuai i frastruktur yang sudah tersedia.

Liquid Gas for Vehicle (LGV) merupakan bahan bakar gas yang diformulasikan untuk kendaraan bermotor, yang terdiri dari campuran propane (C3) dan butane (C4).

Dimana spesifikasinya di sesuaikan untuk keperluan mesin kendaraan bermotor yang menggunakan Spark Iqnition Engine.

LGV sangat sesuai digunakan pada kendaraan kecil seperti bajaj, taksi, angkot, kendaraan operasional kantor maupun pribadi, karena kapasitas tangkinya mempunyai daya muat yang banyak untuk menempuh jarak yang sama dengan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Saat ini implementasi LGV baru ada di wilayah DKI. "Tentunya untuk pelaksanaannya membutuhkan dukungan PP/Keppres/Kepmen," tambahnya.


(lih/ddn)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.