detikfinance

Honda Motor Ingin Rebut Pangsa Pasar Seperti Tahun 2005

Suhendra - detikfinance
Kamis, 28/08/2008 17:20 WIB
(Foto: dok detikcom)
Ciater, Subang - Produsen sepeda motor merek Honda, PT Astra Honda Motor (AHM) menargetkan pangsa pasar (market share) tahun 2009 hingga 48%. Langkah ini bagian upaya Honda merebut posisi market share di atas 50% yang sempat dilampaui pada tahun 2005.

Demikian  disampaikan oleh Direktur PT Astra Honda Motor (AHM) Julius Aslan dalam acara workshop wartawan industri diselenggarakan oleh PT Astra International di Ciater, Subang Jawa Barat, Kamis (28/8/2008).

"Kita harapkan market share yang hilang di 2005 kembali lagi," katanya.

Menurutnya pada tahun 2005 lalu Honda sempat menduduki posisi 52%, kemudian pada tahun 2007 turun menjadi 46%, sedangkan pada tahun 2008 ini, ia optimis Honda bisa meraih angka 47% dengan target penjualan 2,8 juta unit.

Ia memambahkan sampai dengan Juli 2008 angka penjualan motor mencapai 3,63 juta unit atau naik 46% dari tahun lalu dengan periode yang sama yaitu hanya 2,48 juta unit.

"Sampai Juli Honda masih memimpin pasar 46,4%,"  tambahnya.

Dikatakannya pertumbuhan total sepeda motor di Jawa Bali semester 1-2008  mencapai 27% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2007. Sedangkan diluar Jawa tumbuh 60%.

"Pertumbuhan penjualan Honda Jawa Bali naik 35%, diluar Jawa 75%," imbuhnya.

(hen/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.