Bank DBS Kian Ekspansif di RI
Sabtu, 30/08/2008 17:48 WIB
(Foto: Istimewa)
Jakarta - DBS Grup yang merupakan perusahaan finansial terbesar di Asia yang beroperasi di 16 wilayah dunia kian betah berbsinis Indonesia. Melaui Bank DBS Indonesia (DBSI), grup usaha ini kian ekspansif di pasar perbankan Indonesia.
DBSI berkembang sangat pesat dengan membuka 20 cabang dan cabang pembantu baru dalam 20 bulan sejalan dengan pertumbuhan tinggi dalam jumlah simpanan dan strateginya untuk tumbuh di Indonesia.
Keberhasilan strategi tersebut terlihat dari peningkatan pendapatan bunga sebesar sepuluh kali lipat sejak 2003, peningkatan deposito sebesar 134% serta peningkatan jumlah pinjaman sebesar 101% selama tahun 2007.
"Kami sangat bergembira dengan peluang-peluang yang dihadirkan oleh cabang dan cabang pembantu baru kami dalam memperkuat keberadaan kami di Indonesia," ungkap Scott Armstrong, Presiden Direktur DBSI dalam siaran pers, Sabtu (30/8/2008).
"Dengan adanya lebih banyak cabang, kami menjadi semakin dekat dengan nasabah sehingga lebih memudahkan transaksi nasabah dan lebih memahami mereka sehingga dapat memberikan solusi perbankan yang tepat," lanjutnya.
DBSI sedang berada dalam fase pertumbuhan tinggi di Indonesia dan terus melakukan investasi yang signifikan dalam pengembangan staf, pembukaan kantor cabang dan cabang pembantu, serta menciptakan produk-produk untuk nasabah korporasi dan perorangan.
Saat ini DBSI memiliki 28 kantor cabang di 11 kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, Palembang, Samarinda, Semarang, Pontianak, Pekanbaru dan Yogyakarta.
"Kami memiliki komitmen tinggi di Indonesia dan memfokuskan investasi pada pengembangan staf dan pembukaan kantor cabang dan cabang pembantu baru," tambah Armstrong.
Sejak awal 2008 hingga saat ini jumlah staf DBSI meningkat dari 695 menjadi 953 orang. DBSI juga meresmikan DBSI Academy pada tahun 2007 yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang akan menjadi bankir-bankir Indonesia di masa depan.
Perusahaan induk DBSI, DBS Group Holdings Ltd, merupakan salah satu grup finansial terbesar di Asia yang beroperasi di 16 negara dan memiliki lebih dari 15.000 staff. DBS Group memegang posisi penting dalam bidang Perbankan Korporasi, Transactional Banking, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), serta Perbankan Konsumen. DBS berkomitmen untuk mengembangkan keberadaannya di Asia melalui pertumbuhan organik (membuka cabang-cabang baru) dan akuisisi dan aliansi strategis, dengan tujuan memberikan nilai tambah melalui jaringannya di Asia.
DBS melihat Indonesia sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhannya di Asia. Pada tahun 2011, kawasan Asia Pasifik diproyeksikan akan melampaui Eropa untuk pasar Individu dengan Pendapatan Sangat Tinggi, dengan total aset sebesar US$12,7 triliun, dibandingkan dengan Eropa yang hanya mencapai US$12,5 triliun. Jumlah Individu dengan Pendapatan Sangat Tinggi di Indonesia telah meningkat sebesar 16,8% selama periode 2006 - 2007, dan mencapai populasi sebanyak 23.000 orang.
"Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, populasi yang besar, pasar yang terus tumbuh dan memiliki konsumen yang menghargai layanan perbankan pribadi berorientasi nasabah yang dapat diberikan DBSI," katanya.
DBS Bank Ltd didirikan di Singapura 40 tahun yang lalu dan telah tumbuh dan berkembang dengan pesat. Sebagai kelompok perbankan komersial terbesar di Singapura dan Asia Tenggara, dan salah satu bank terbesar di Hong Kong, DBS dapat memanfaatkan jaringannya serta pengetahuannya mengenai Asia untuk melayani nasabahnya di Indonesia dan menghubungkan nasabah baru kepada jaringan perbankannya di Asia.
(ir/ir)
DBSI berkembang sangat pesat dengan membuka 20 cabang dan cabang pembantu baru dalam 20 bulan sejalan dengan pertumbuhan tinggi dalam jumlah simpanan dan strateginya untuk tumbuh di Indonesia.
Keberhasilan strategi tersebut terlihat dari peningkatan pendapatan bunga sebesar sepuluh kali lipat sejak 2003, peningkatan deposito sebesar 134% serta peningkatan jumlah pinjaman sebesar 101% selama tahun 2007.
"Kami sangat bergembira dengan peluang-peluang yang dihadirkan oleh cabang dan cabang pembantu baru kami dalam memperkuat keberadaan kami di Indonesia," ungkap Scott Armstrong, Presiden Direktur DBSI dalam siaran pers, Sabtu (30/8/2008).
"Dengan adanya lebih banyak cabang, kami menjadi semakin dekat dengan nasabah sehingga lebih memudahkan transaksi nasabah dan lebih memahami mereka sehingga dapat memberikan solusi perbankan yang tepat," lanjutnya.
DBSI sedang berada dalam fase pertumbuhan tinggi di Indonesia dan terus melakukan investasi yang signifikan dalam pengembangan staf, pembukaan kantor cabang dan cabang pembantu, serta menciptakan produk-produk untuk nasabah korporasi dan perorangan.
Saat ini DBSI memiliki 28 kantor cabang di 11 kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, Palembang, Samarinda, Semarang, Pontianak, Pekanbaru dan Yogyakarta.
"Kami memiliki komitmen tinggi di Indonesia dan memfokuskan investasi pada pengembangan staf dan pembukaan kantor cabang dan cabang pembantu baru," tambah Armstrong.
Sejak awal 2008 hingga saat ini jumlah staf DBSI meningkat dari 695 menjadi 953 orang. DBSI juga meresmikan DBSI Academy pada tahun 2007 yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang akan menjadi bankir-bankir Indonesia di masa depan.
Perusahaan induk DBSI, DBS Group Holdings Ltd, merupakan salah satu grup finansial terbesar di Asia yang beroperasi di 16 negara dan memiliki lebih dari 15.000 staff. DBS Group memegang posisi penting dalam bidang Perbankan Korporasi, Transactional Banking, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), serta Perbankan Konsumen. DBS berkomitmen untuk mengembangkan keberadaannya di Asia melalui pertumbuhan organik (membuka cabang-cabang baru) dan akuisisi dan aliansi strategis, dengan tujuan memberikan nilai tambah melalui jaringannya di Asia.
DBS melihat Indonesia sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhannya di Asia. Pada tahun 2011, kawasan Asia Pasifik diproyeksikan akan melampaui Eropa untuk pasar Individu dengan Pendapatan Sangat Tinggi, dengan total aset sebesar US$12,7 triliun, dibandingkan dengan Eropa yang hanya mencapai US$12,5 triliun. Jumlah Individu dengan Pendapatan Sangat Tinggi di Indonesia telah meningkat sebesar 16,8% selama periode 2006 - 2007, dan mencapai populasi sebanyak 23.000 orang.
"Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, populasi yang besar, pasar yang terus tumbuh dan memiliki konsumen yang menghargai layanan perbankan pribadi berorientasi nasabah yang dapat diberikan DBSI," katanya.
DBS Bank Ltd didirikan di Singapura 40 tahun yang lalu dan telah tumbuh dan berkembang dengan pesat. Sebagai kelompok perbankan komersial terbesar di Singapura dan Asia Tenggara, dan salah satu bank terbesar di Hong Kong, DBS dapat memanfaatkan jaringannya serta pengetahuannya mengenai Asia untuk melayani nasabahnya di Indonesia dan menghubungkan nasabah baru kepada jaringan perbankannya di Asia.
(ir/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:38 WIB
Solusi Tunas Pratama Rights Issue Rp 695 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 15:09 WIB
Lagi, Kuota BBM Subsidi 2012 Dipastikan 'Jebol'
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 15:07 WIB
Dibela Dahlan Iskan, Antam Makin Pede Rebut Lahan Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 15:03 WIB
Ekspor Tambang Mentah Dipajaki, Negara Untung Rp 14 Triliun/Tahun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
