detikfinance

Defisit APBN Turun Jadi 1,7%

Wahyu Daniel - detikfinance
Senin, 15/09/2008 12:04 WIB
Foto: Wahyu-detikFinance
Jakarta - Pengeluaran belanja yang belum maksimal hingga September ini berdampak pada pengurangan defisit. Defisit tahun ini diperkirakan hanya sebesar 1,7 persen atau turun dibanding target sebelumnya 2,1 persen.

Demikian siaran pers dari Badan Kebijakan Fiskal yang diterima detikFinance, Senin (15/9/2008).

Belanja pemerintah memang belum mencapai target, pengeluaran subsidi BBM juga diperkirakan berkurang karena pengurangan harga minyak dunia, sehingga mengurangi total pengeluaran pemerintah.

"Dengan penurunan defisit tersebut maka kebutuhan pembiayaan dari surat utang, akan menurun sekitar Rp 15 triliun," demikian bunyi siaran pers tersebut.

Penerbitan SUN secara gross mencapai Rp 158 triliun di tahun ini, yang sudah terealisasi sebesar Rp 126 triliun, sehingga pemerintah harus menerbitkan Rp 31 triliun, namun dengan penurunan Rp 15 triliun tadi, pemerintah pemerintah hanya akan menerbitkan SUN sebesar Rp 16 triliun saja hingga akhir tahun.

APBN Aman Dari Gejolak Pasar


Secara makro keadaan dan prospek likuiditas di Indonesia diyakini tetap terjaga di tengah gejolak pasar global dan pasar keuangan domesti yang telah membawa dampak kepada indeks harga saham pasar surat utang, maupun rupiah.

Terjaganya likuiditas ditandai dengan gambaran APBN sampai dengan Agustus di mana realisasi pendapatan negara khususnya di pajak naik 46 persen sehingga penerimaan negara keseluruhan melampaui target 68 persen dari APBNP 2008.


(ddn/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.