detikfinance

BEI Cermati Dampak Kebangkrutan Lehman Brothers

Indro Bagus SU - detikfinance
Selasa, 16/09/2008 11:43 WIB
(Foto: Reuters)
Jakarta - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencermati lebih lanjut dampak kebangkrutan Lehman Brothers terhadap kondisi pasar modal di Indonesia, menyusul kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini.

"Kami kira hal itu perlu dicermati lebih dalam apakah dampaknya akan berpengaruh di Indonesia. Kami akan periksa portofolio mereka disini," ujar Direktur Pencatatan BEI, Eddy Sugito saat dihubungi detikFinance, Selasa (16/9/2008).

Rumor yang beredar di pasar mengatakan Lehman Brothers akan melakukan penarikan besar-besaran terhadap portofolio mereka di pasar modal Indonesia. Namun dampaknya masih belum dapat diperkirakan.

"Kami belum tahu apakah Lehman Brothers memiliki portofolio besar disini. Nanti akan kami cek lagi," ujar Eddy.

Dalam catatan detikFinance, salah satu portofolio Lehman Brothers ada di PT Davomas Abadi Tbk (DAVO) sebesar 11%. Pemegang saham DAVO yang kemarin, Senin (15/9/2008) ditemui detikFinance usai RUPSLB di hotel Crowne Plaza, mengatakan Lehman Brothers akan segera melepas portofolionya.

"Kelihatannya mereka akan melepas sahamnya di DAVO. Malah kemungkinan sudah dilakukan," ujar Agus, salah seorang pemegang saham DAVO.

Analis PT Valbury Asia Securities, Mastono Ali mendengar kabar kalau Lehman Brothers sudah melepas portofolionya di Indonesia sejak akhir pekan lalu.

"Kabar yang saya dengar, Lehman Brothers sudah melepas portofolionya sejak akhir pekan lalu, sebelum mereka mengumumkan status bangkrut. Pastinya saya belum tahu. Tapi memang kemungkinan mereka akan melepas portofolionya di Indonesia," ujar Mastono.


(dro/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.