2 Menteri Jadi Narasumber Tim Renegosiasi LNG Tangguh
Selasa, 16/09/2008 15:54 WIB
Fasilitas LNG Tangguh (Agus Mustofa)
Jakarta - Menneg BUMN Sofyan Djalil dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro akan menjadi narasumber bagi Tim Renegosiasi harga LNG Tangguh. Keduanya akan memberikan keterangan berbagai hal tentang LNG Tangguh.
"Narasumber kalau diperlukan segala macam kebutuhan yang terkait dengan persoalan LNG Tangguh, masalahnya itu bisa ditanyakan kepada dua menteri itu," kata Mensesneg Hatta Rajasa di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/9/2008).
"Apakah diperlukan adanya sebuah policy, dokumen, ada yang terkait dengan masalah Pertamina itu nanti berkaitan dengan menteri ini. Semuanya ada di bawah mereka yang akan membantu memberikan keputusan," imbuh Hatta.
Tim Renegosiasi harga LNG Tangguh ini diketuai oleh Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati. Anggotanya adalah BP Migas R. Priyono, Dirjen Migas Evita Legowo, komisaris Pertamina Umar Said dan Dubes RI untuk China Sudrajat, staff ahli menko perekonomian M Ikhsan. Sekretaris tim dipegang Eddie Abdurrahman yang merupakan staf ahli Menko Perekonomian.
Hatta menembahkan, tim ini bekerja tanpa batas waktu dan bertanggung jawab langsung ke presiden. Sementara Wapres Jusuf Kalla akan memberikan supervisinya.
"Tidak ada batas waktu dari kerja tim ini. Presiden menegaskan tugas itu diemban dengan penuh tanggung jawab dan jangan dikaitkan dengan politik dan jangan sampai terjadi conflict of interest," katanya.
Sri Mulyani yang ditanya mengenai seputar negosiasi ini tak banyak bicara. Presiden SBY memang sebelumnya telah meminta agar anggota Tim Renegosiasi tidak terlalu banyak bicara dan lebih banyak bekerja.
"Ya itu nanti yang dinegosiasikan saya enggak bisa bicarakan sekarang," ujar Sri Mulyani singkat.
(qom/ir)
"Narasumber kalau diperlukan segala macam kebutuhan yang terkait dengan persoalan LNG Tangguh, masalahnya itu bisa ditanyakan kepada dua menteri itu," kata Mensesneg Hatta Rajasa di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/9/2008).
"Apakah diperlukan adanya sebuah policy, dokumen, ada yang terkait dengan masalah Pertamina itu nanti berkaitan dengan menteri ini. Semuanya ada di bawah mereka yang akan membantu memberikan keputusan," imbuh Hatta.
Tim Renegosiasi harga LNG Tangguh ini diketuai oleh Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati. Anggotanya adalah BP Migas R. Priyono, Dirjen Migas Evita Legowo, komisaris Pertamina Umar Said dan Dubes RI untuk China Sudrajat, staff ahli menko perekonomian M Ikhsan. Sekretaris tim dipegang Eddie Abdurrahman yang merupakan staf ahli Menko Perekonomian.
Hatta menembahkan, tim ini bekerja tanpa batas waktu dan bertanggung jawab langsung ke presiden. Sementara Wapres Jusuf Kalla akan memberikan supervisinya.
"Tidak ada batas waktu dari kerja tim ini. Presiden menegaskan tugas itu diemban dengan penuh tanggung jawab dan jangan dikaitkan dengan politik dan jangan sampai terjadi conflict of interest," katanya.
Sri Mulyani yang ditanya mengenai seputar negosiasi ini tak banyak bicara. Presiden SBY memang sebelumnya telah meminta agar anggota Tim Renegosiasi tidak terlalu banyak bicara dan lebih banyak bekerja.
"Ya itu nanti yang dinegosiasikan saya enggak bisa bicarakan sekarang," ujar Sri Mulyani singkat.
(qom/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 16:15 WIB
Tolak Peraturan Jero Wacik, Pekerja Tambang Curhat Soal Perceraian
-
Kamis, 24/05/2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:38 WIB
Solusi Tunas Pratama Rights Issue Rp 695 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 15:07 WIB
Dibela Dahlan Iskan, Antam Makin Pede Rebut Lahan Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 15:03 WIB
Ekspor Tambang Mentah Dipajaki, Negara Untung Rp 14 Triliun/Tahun
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
